Anggaran Proyek IPA SPAM IKK Tarutung Belum Diungkap, Pemkab Taput Diminta Transparan

Anggaran Proyek IPA SPAM IKK Tarutung Belum Diungkap, Pemkab Taput Diminta Transparan

Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) baru pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Ibu Kota Kecamatan (IKK) Tarutung masih terus berlangsung. Namun, hingga saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) belum membuka informasi mengenai besaran anggaran maupun sumber pendanaan proyek tersebut, sehingga transparansinya dipertanyakan.

Wakil Bupati Taput, Deni Parlindungan Lumbantoruan, meninjau progres pembangunan IPA di Silangkitang, Kecamatan Sipoholon, pada Selasa (30/6/2026). Peninjauan itu turut dihadiri Direktur Perumda Mual Na Tio David PPH Hutabarat, Kepala Bagian Ekonomi Setdakab Taput, serta Camat Sipoholon.

Proyek ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas SPAM IKK Tarutung dari 50 liter per detik menjadi 100 liter per detik. Dengan peningkatan tersebut, layanan air bersih direncanakan diperluas untuk menjangkau tiga kecamatan, yakni Tarutung, Sipoholon, dan Siatas Barita.

“Kami ingin memastikan progres pembangunan IPA baru ini berjalan sesuai target, sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan masyarakat,” kata Deni.

Dalam kesempatan itu, Deni juga meminta pelaksana proyek, PT Wijaya Karya (WIKA), mempercepat penyelesaian konstruksi agar fasilitas dapat segera dioperasikan oleh Perumda Mual Na Tio.

Selain percepatan pembangunan, Deni menginstruksikan agar pelayanan kepada sekitar 12.000 pelanggan eksisting di Tarutung tetap menjadi prioritas sebelum dilakukan penambahan sambungan baru. Distribusi air disebut akan dikolaborasikan dengan fasilitas penampungan di Tangsi.