Barasuara Sisipkan Pesan Sosial Lewat Aksi “Baju Gratis” di Panggung POLIPONI 2026

Barasuara Sisipkan Pesan Sosial Lewat Aksi “Baju Gratis” di Panggung POLIPONI 2026

MALANG — Penampilan Barasuara dalam gelaran POLIPONI 2026 di Lapangan Rampal, Malang, Sabtu (20/6/2026), tidak hanya menghadirkan musik yang enerjik. Band yang digawangi Iga Massardi itu juga menyelipkan pesan sosial melalui aksi “baju gratis” di atas panggung.

Di sela penampilan, Barasuara melontarkan sejumlah celetukan yang menyinggung beberapa isu publik sebelum membagikan kaos kepada penonton. Materi yang disinggung antara lain program Makan Bergizi Gratis (MBG), tunjangan guru, hingga persoalan pajak, yang disampaikan dengan gaya khas mereka.

Vokalis Barasuara, Iga Massardi, mengatakan aksi tersebut bukan sekadar gimmick panggung. Menurutnya, langkah itu merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu-isu yang tengah berkembang.

“Sebetulnya kami ingin raising awareness tentang isu ini, tentang masalah ini, tetapi dengan cara yang menghibur dan dengan cara kami sendiri,” ujar Iga usai tampil, Sabtu (20/6/2026) malam.

Iga menjelaskan, konsep “membagikan baju gratis” sengaja dibuat sebagai plesetan yang dekat dengan penonton. Cara itu dipilih agar pesan sosial dapat disampaikan tanpa terkesan menggurui.

“Akhirnya kami bikin plesetan yaitu membagikan baju gratis dengan cara Barasuara. Semoga itu bisa raising awareness terhadap isu yang ada,” katanya.

Barasuara selama ini dikenal kerap menghadirkan lirik-lirik reflektif yang memuat kritik sosial. Melalui pendekatan yang ringan dan menghibur, mereka berupaya mengajak penonton untuk lebih peduli terhadap berbagai persoalan di sekitar.

Aksi di panggung tersebut mendapat respons positif dari penonton yang memadati Lapangan Rampal. Selain menikmati suguhan musik, penonton juga diajak merenungkan isu-isu sosial yang dikemas secara kreatif sepanjang penampilan Barasuara di POLIPONI 2026.