Jakarta — Sebuah surat yang mengatasnamakan Badan Gizi Nasional (BGN) beredar di media sosial. Surat itu bernomor R-007/08/06/2026 tertanggal 17 Juni 2026 dengan perihal “Survei SPPG”.
Dalam dokumen yang beredar, disebutkan adanya kegiatan survei terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikaitkan dengan operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG). Surat tersebut juga memuat keterangan mengenai “survei teknis lokasi calon dapur layanan” untuk menilai infrastruktur, termasuk aspek sanitasi, higienitas, dan kapasitas ruang produksi.
Menanggapi hal itu, BGN menyatakan surat tersebut bukan dokumen resmi. Klarifikasi ini disampaikan melalui pernyataan resmi Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat BGN yang dimuat di situs resmi lembaga tersebut.
“Surat tersebut bukan merupakan surat resmi yang diterbitkan oleh Badan Gizi Nasional,” tulis BGN dalam klarifikasinya.
BGN juga menegaskan tidak pernah menerbitkan maupun memberikan penugasan kepada pihak yang namanya tercantum dalam surat itu untuk melaksanakan survei seperti yang dimaksud. “BGN tidak pernah menerbitkan maupun menugaskan pihak sebagaimana tercantum dalam surat tersebut untuk melaksanakan kegiatan survei sebagaimana dimaksud,” lanjut keterangan tersebut.
Atas temuan itu, BGN mengimbau para Kepala SPPG, yayasan, mitra, dan pihak terkait agar tidak menindaklanjuti surat yang beredar. Masyarakat juga diminta melakukan verifikasi melalui kanal resmi BGN apabila menerima dokumen atau informasi yang mengatasnamakan lembaga tersebut.
Dengan klarifikasi tersebut, BGN memastikan surat “Survei SPPG” yang beredar di media sosial merupakan informasi menyesatkan atau hoaks dan bukan berasal dari BGN.