BPJS Ketenagakerjaan Pertahankan Gold Award ARA 2026, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keberlanjutan

BPJS Ketenagakerjaan Pertahankan Gold Award ARA 2026, Tegaskan Komitmen Transparansi dan Keberlanjutan

BPJS Ketenagakerjaan kembali meraih pengakuan internasional dengan mempertahankan Gold Award pada ajang Australasian Reporting Awards (ARA) 2026 untuk kategori General Award. Penghargaan ini diberikan atas kualitas Annual Integrated Report Tahun 2024 yang dinilai memenuhi standar pelaporan internasional terbaik, terutama dalam aspek transparansi, akuntabilitas, tata kelola, dan keberlanjutan.

Pengumuman penghargaan tersebut disampaikan dalam rangkaian ARA 2026 yang digelar di Sydney, Australia, pada 18 Juni 2026. Penghargaan kemudian diterima secara resmi oleh Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, di Jakarta. Capaian ini menandai dua tahun berturut-turut BPJS Ketenagakerjaan mempertahankan Gold Award, yang merupakan penghargaan tertinggi dalam kategori General Award.

Bambang menyatakan penghargaan tersebut menjadi pengakuan internasional atas konsistensi institusi dalam menghadirkan pelaporan yang berkualitas, transparan, dan berorientasi pada keberlanjutan. “Kami bersyukur dan bangga dapat mempertahankan Gold Award pada Australasian Reporting Awards untuk tahun kedua berturut-turut. Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan BPJS Ketenagakerjaan dalam membangun budaya transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola yang baik di seluruh lini institusi,” ujar Bambang, dikutip Selasa, 30 Juni.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menunjukkan bahwa kualitas pelaporan BPJS Ketenagakerjaan mampu memenuhi ekspektasi pemangku kepentingan sekaligus memperoleh pengakuan dari komunitas pelaporan internasional. Menurut Bambang, keberhasilan ini tidak terlepas dari komitmen institusi dalam menyusun laporan yang mengacu pada berbagai standar dan ketentuan nasional maupun internasional, termasuk penerapan POJK Nomor 51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan Berkelanjutan, GRI Standards, serta dukungan terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Laporan terintegrasi BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memuat informasi kinerja keuangan dan operasional, tetapi juga menggambarkan upaya institusi dalam menciptakan nilai jangka panjang melalui tata kelola yang baik, pengelolaan risiko yang efektif, inovasi layanan, serta kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

“Integrated Report dengan judul Innovating With Integrity Fostering Loyalty ini bukan sekadar dokumen pelaporan, tetapi menjadi media pertanggungjawaban institusi kepada seluruh pemangku kepentingan. Melalui laporan ini, kami berupaya menunjukkan bagaimana BPJS Ketenagakerjaan menjalankan mandat negara dalam melindungi pekerja Indonesia secara transparan, terukur, dan berkelanjutan,” kata Bambang.

Bambang juga menyebut BPJS Ketenagakerjaan sebagai satu-satunya lembaga negara dari Indonesia yang berpartisipasi dan meraih penghargaan pada ARA 2026. Menurutnya, hal itu menunjukkan kualitas pelaporan institusi tidak hanya memenuhi standar nasional, tetapi juga mampu bersaing dengan organisasi dari kawasan Australia, Selandia Baru, dan Asia Pasifik.

Australasian Reporting Awards merupakan salah satu penghargaan pelaporan tahunan di kawasan Asia Pasifik yang telah diselenggarakan selama lebih dari tujuh dekade. Penilaian dilakukan secara independen dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari keterbukaan informasi, kualitas tata kelola, integrasi strategi organisasi, pengelolaan risiko, kinerja keberlanjutan, hingga kemampuan organisasi dalam menciptakan nilai bagi para pemangku kepentingan.

BPJS Ketenagakerjaan menyatakan capaian dua tahun berturut-turut ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan pengungkapan informasi kepada publik. Ke depan, institusi berencana memperkuat praktik tata kelola yang baik, meningkatkan kualitas pelaporan berbasis keberlanjutan, serta memastikan proses bisnis dijalankan secara transparan dan akuntabel.

“Transparansi dan akuntabilitas merupakan fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik. Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola dan pelaporan institusi. Capaian ini juga sejalan dengan strategi 3C BPJS Ketenagakerjaan, khususnya pada aspek Credibility, yang kami bangun melalui keterbukaan informasi, pengelolaan yang akuntabel, serta komitmen untuk menghadirkan perlindungan yang terpercaya bagi seluruh pekerja Indonesia,” ujar Bambang.

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Kelapa Gading, Ivan Sahat H. Pandjaitan, menyampaikan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menilai penghargaan ini menjadi bukti komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam menerapkan transparansi dan tata kelola yang baik secara konsisten di seluruh unit kerja, termasuk kantor cabang.

“Kami di Kantor Cabang Jakarta Kelapa Gading merasa sangat bangga dan termotivasi dengan bertahannya Gold Award ini selama dua tahun berturut-turut. Capaian ini menegaskan bahwa sistem pelaporan, pengelolaan dana, dan operasional yang dijalankan institusi telah sesuai dengan standar internasional yang sangat ketat,” kata Ivan.

Ivan menambahkan, pengakuan internasional ini akan menjadi semangat untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pekerja dan pemberi kerja, khususnya di wilayah Jakarta Kelapa Gading. “Penghargaan ini menjadi tanggung jawab moral bagi kami untuk terus menjaga dan merawat kepercayaan publik. Kami berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa semangat transparansi dan akuntabilitas ini terwujud dalam layanan yang lebih responsif, mudah, dan tepercaya, sehingga seluruh pekerja di wilayah Kelapa Gading dapat merasa semakin aman dan tenang dalam bekerja,” ujarnya.