Bupati Lamandau Minta OPD hingga Desa Aktif di Media Sosial untuk Perkuat Transparansi Layanan

Bupati Lamandau Minta OPD hingga Desa Aktif di Media Sosial untuk Perkuat Transparansi Layanan

Pemerintah Kabupaten Lamandau menggelar Coffee Morning Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang dirangkai dengan peluncuran penerapan aksi perubahan kinerja organisasi peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA), Kamis (3/7/2026). Kegiatan berlangsung di Aula BPKPD Kabupaten Lamandau, Komplek Perkantoran Bukit Hibul, Nanga Bulik.

Agenda tersebut dipimpin Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra, didampingi Wakil Bupati Abdul Hamid. Forum ini menjadi wadah untuk memperkuat sinergi antara unsur Forkopimda dan jajaran Pemkab Lamandau, sekaligus meluncurkan sejumlah inovasi perubahan kinerja organisasi yang dihasilkan peserta PKA.

Dalam kesempatan itu, bupati mengangkat tema penanganan konflik sosial di Kabupaten Lamandau. Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi terbuka antara pemerintah dan masyarakat, terutama melalui pemanfaatan media sosial sebagai sarana pelayanan publik.

Rizky mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, hingga pemerintah desa memiliki platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan TikTok. Menurutnya, langkah ini diperlukan agar masyarakat lebih mudah menyampaikan keluhan maupun aspirasi tanpa harus datang langsung ke kantor instansi terkait.

“Selama ini banyak masyarakat menyampaikan keluhan melalui media sosial. Karena itu, setiap instansi harus hadir di ruang digital agar dapat merespons berbagai persoalan masyarakat secara cepat, terbuka, dan tepat,” ujarnya.

Ia juga menginstruksikan setiap instansi rutin mengunggah foto maupun video aktivitas pelayanan dan capaian kinerja setiap hari. Bupati menilai keterbukaan informasi dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menunjukkan kerja pemerintah secara nyata.

“Setiap hari harus ada pembaruan informasi. Masyarakat harus mengetahui apa yang telah dikerjakan pemerintah sehingga pelayanan menjadi lebih transparan, cepat, mudah, dan berkualitas,” tegasnya.

Selain sebagai ajang silaturahmi, Coffee Morning Forkopimda dimanfaatkan sebagai forum strategis untuk membahas isu pembangunan daerah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta mencari solusi atas berbagai persoalan yang berkembang di Kabupaten Lamandau.

Melalui peluncuran aksi perubahan kinerja organisasi, Pemkab Lamandau berharap lahir inovasi yang dapat meningkatkan efektivitas birokrasi, memperkuat kolaborasi antarinstansi, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.