KUALA TUNGKAL — Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag. menginisiasi langkah preventif untuk menekan potensi penyimpangan anggaran dengan menggelar pertemuan bersama pimpinan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jambi.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati itu membahas penguatan kolaborasi dalam asistensi, pemeriksaan, serta monitoring terhadap seluruh pos belanja daerah. Upaya tersebut diarahkan untuk mendorong tata kelola birokrasi yang bersih dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam pertemuan yang dihadiri Kepala BPKP Jambi Zulherizal, AK., M.Si., Anwar Sadat menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk terus membenahi sistem administrasi pembangunan agar terhindar dari praktik korupsi. Ia juga menginginkan pengawalan dari lembaga pengawas eksternal tersebut menyasar sektor-sektor yang dinilai rawan kekeliruan administrasi.
“Kami menyambut baik kehadiran BPKP sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Ke depan, kami berharap pendampingan dapat dilakukan secara lebih intensif, khususnya kepada OPD yang mengelola anggaran besar seperti Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Desa, serta berbagai program prioritas daerah, sehingga pelaksanaannya berjalan sesuai ketentuan dan terhindar dari penyimpangan,” kata Anwar Sadat.
Melalui kemitraan yang lebih erat, Anwar Sadat menargetkan berkurangnya kekeliruan yang kerap berulang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahunan. Selain itu, ia berharap langkah tersebut turut mendukung upaya pemerintah daerah mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.