Kabar penangkapan Taufik Hidayat, tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap YKR (29) di Bandung, Jawa Barat, menyita perhatian publik selama sepekan terakhir. Bersamaan dengan ramainya perhatian tersebut, Tim Cek Fakta Kompas.com menemukan sejumlah informasi keliru yang beredar di media sosial terkait kasus ini.
Dua di antaranya adalah video yang diklaim sebagai penangkapan Taufik Hidayat dan foto yang disebut memperlihatkan tersangka saat berada di ruang interogasi polisi.
Video penangkapan yang beredar bukan penangkapan Taufik Hidayat
Saat Taufik Hidayat masih berstatus buron, beredar video di media sosial pada 23 Juni 2026 yang menyebut ia telah ditangkap polisi. Namun, hasil pemeriksaan Tim Cek Fakta Kompas.com menunjukkan klaim tersebut tidak benar.
Penelusuran menggunakan teknik reverse image search menemukan bahwa video itu merupakan dokumentasi penangkapan pelaku penipuan asal Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, oleh Polres Jakarta Selatan. Video aslinya juga telah diunggah pengguna Instagram jauh sebelum kasus Taufik Hidayat mencuat, yakni pada 31 Juli 2025.
Foto interogasi disebut hasil rekayasa
Selain video, beredar pula foto yang diklaim memperlihatkan Taufik Hidayat sedang diinterogasi petugas kepolisian. Dalam unggahan itu, ia tampak mengenakan hoodie dan kedua tangannya terborgol.
Namun, penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan Hive Moderation dan TruthScan menunjukkan foto tersebut merupakan rekayasa berbasis AI. Hive Moderation menganalisis gambar itu sebagai AI generative dengan probabilitas 93,3 persen.
Temuan ini menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam menyebarkan konten yang beredar di media sosial, terutama ketika isu yang dibahas sedang menjadi perhatian luas.