Sebuah video yang menampilkan dua orang dilakban cokelat hingga menyerupai karakter dalam serial Teletubbies beredar luas di media sosial. Video tersebut disertai narasi yang menyebut keduanya adalah terduga pelaku pencurian yang diikat warga.
Salah satu unggahan menyertakan keterangan bernada sensasional, seolah-olah dua orang itu tertangkap saat hendak beraksi lalu dihukum massa. Narasi tersebut juga disertai imbauan agar warga tidak main hakim sendiri dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim itu tidak benar. Video tersebut diketahui bersumber dari unggahan akun TikTok @abiezt_malang. Dalam unggahan aslinya, tidak terdapat keterangan bahwa dua orang yang dilakban adalah pencuri.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga menemukan klarifikasi dari Muhammad Syahroni, salah satu orang yang muncul dalam video. Melalui unggahan di Instagram, Syahroni menegaskan bahwa informasi yang menyebut mereka maling adalah hoaks.
“Orang kita ini konten creator @batretv_real01 kok di bilang maling, kalau kebelet viral berkreasi bro bukan menyebar berita hoax,” tulis Syahroni dalam unggahannya.
Saat dikonfirmasi, Syahroni menjelaskan bahwa video tersebut merupakan bagian dari konten challenge di TikTok. Video itu kemudian diunggah ulang oleh sebuah akun Instagram dengan narasi berbeda, yakni menyebut dua orang yang dilakban sebagai pencuri.
Dengan demikian, video yang beredar bukanlah dokumentasi penangkapan pelaku pencurian, melainkan konten tantangan yang konteksnya berubah setelah diunggah ulang dengan klaim menyesatkan.