Cek Fakta: Video Klaim Haji Isam Bagikan Bantuan Rp 210 Juta di Facebook adalah Manipulasi

Cek Fakta: Video Klaim Haji Isam Bagikan Bantuan Rp 210 Juta di Facebook adalah Manipulasi

Video yang beredar di media sosial mengklaim pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam membagikan dana bantuan sebesar Rp 210 juta melalui Facebook. Dalam narasi yang menyertai video, bantuan tersebut disebut dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, seperti modal usaha, biaya sekolah, membayar utang, hingga renovasi rumah.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Video yang beredar diketahui merupakan hasil manipulasi dan digunakan sebagai modus penipuan.

Berdasarkan penelusuran, Haji Isam disebut tidak memiliki media sosial pribadi, termasuk Facebook. Selain itu, tidak ditemukan informasi valid yang menyatakan pengusaha asal Kalimantan Selatan tersebut membagikan dana bantuan Rp 210 juta.

Indikasi manipulasi juga terlihat pada video, yakni adanya watermark “AI” di bagian kanan bawah. Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian memeriksa keaslian konten tersebut menggunakan alat pendeteksi.

Hasil identifikasi Hive Moderation menunjukkan suara yang mengatasnamakan Haji Isam dalam video memiliki probabilitas 99,3 persen dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Pemeriksaan lain menggunakan Truth Scan juga mendeteksi suara tersebut sebagai AI generatif dengan probabilitas mencapai 99 persen.

Penelusuran melalui Google Lens menemukan bahwa video itu memanipulasi foto yang pernah dimuat di laman Grid.id. Foto tersebut sebelumnya digunakan sebagai ilustrasi artikel berjudul “Profil Haji Isam, Pengusaha Tajir Eks Tukang Ojek yang Diisukan Akan Akuisisi PPP, Siapa Sosoknya?”.

Dengan demikian, video yang mengeklaim Haji Isam membagikan dana bantuan Rp 210 juta melalui Facebook merupakan konten manipulatif. Suara dalam video terdeteksi dihasilkan AI, sementara visualnya memanfaatkan foto dari pemberitaan media daring.