CORE: Rencana Danantara Rilis Laporan Keuangan Konsolidasian Dinilai Perkuat Transparansi Pengelolaan Aset Negara

CORE: Rencana Danantara Rilis Laporan Keuangan Konsolidasian Dinilai Perkuat Transparansi Pengelolaan Aset Negara

Jakarta — Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Dipo Satria Ramli, menilai rencana Danantara Indonesia untuk merilis laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025 dapat memperkuat tata kelola dan transparansi dalam pengelolaan aset negara.

Dipo menyebut laporan keuangan konsolidasian dapat menjadi fondasi penting bagi Danantara, terutama untuk membangun standar pengelolaan yang lebih terintegrasi dan sejalan dengan praktik pengelolaan sovereign wealth fund (SWF) global.

“Tentu kita apresiasi langkah Danantara yang akhirnya (akan) merilis laporan keuangan. Namun, kalau kita bicara soal komitmen transparansi tata kelola, merilis laporan saja belum cukup,” kata Dipo dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Danantara berencana merilis laporan keuangan konsolidasian setelah seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merampungkan laporan keuangan per 30 Juni 2026.

Dipo mengingatkan, transparansi tata kelola tidak hanya diukur dari ada atau tidaknya laporan keuangan, tetapi juga ketepatan waktu pelaporan. Ia menyarankan agar Danantara dapat menyampaikan laporan keuangan tepat waktu serta memenuhi kelengkapan informasi terkait pengelolaan aset dan proses audit oleh pihak independen.

Di sisi lain, Dipo menilai upaya Danantara mengonsolidasikan laporan keuangan seluruh BUMN merupakan langkah positif karena menunjukkan upaya membangun sistem pelaporan yang lebih terintegrasi dan komprehensif. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi landasan untuk memperkuat pengawasan, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi negara.

“Ini langkah awal yang baik, tapi Danantara masih perlu membuktikan standar tata kelola yang lebih disiplin ke depannya,” ujar Dipo.

Dipo berharap konsistensi penerapan prinsip tata kelola yang baik dapat membangun kepercayaan publik dan investor terhadap Danantara sebagai lembaga pengelola investasi strategis nasional. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan reformasi tata kelola dan peningkatan kualitas pelaporan keuangan agar kredibilitas lembaga semakin kuat.

Sebelumnya, Managing Director Stakeholders Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas, menjelaskan bahwa laporan keuangan konsolidasian Danantara Indonesia tahun buku 2025 masih dalam proses penyusunan sesuai tahapan audit yang berlaku. Ia memastikan laporan keuangan akan disampaikan setelah seluruh proses audit selesai dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.