Sebuah klaim di media sosial yang menyebut Kementerian Agama (Kemenag) menyarankan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjadi calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto pada Pilpres 2029 dipastikan tidak benar.
Narasi tersebut beredar melalui sejumlah unggahan di media sosial pada pekan pertama Juni 2026. Unggahan itu disertai kolase dua foto, yakni foto Prabowo bersama Teddy serta foto Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Dalam narasi yang menyertai unggahan, disebutkan Teddy disarankan mendampingi Prabowo pada periode kedua agar negara lebih makmur.
Kemenag membantah klaim tersebut. Menurut Kemenag, tidak ada pernyataan terkait kontestasi Pilpres 2029 yang disampaikan oleh pihak kementerian maupun oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar. Kemenag menilai narasi yang beredar sebagai framing jahat.
Kemenag juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada narasi yang tidak jelas sumbernya. Pasalnya, media sosial kerap dipenuhi kabar sumir yang tidak berdasar.