Klaim Bahlil Sebut PLN Merugi karena Warga Tidak Hemat Listrik Disebut Hoaks

Klaim Bahlil Sebut PLN Merugi karena Warga Tidak Hemat Listrik Disebut Hoaks

Sebuah unggahan di media sosial Facebook beredar dengan klaim bahwa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) merugi karena masyarakat tidak hemat listrik. Unggahan tersebut memicu kekhawatiran dan perdebatan di kalangan warganet.

Namun, klaim itu dinyatakan tidak benar. Berdasarkan penelusuran yang dirujuk dari komdigi.go.id, tidak ditemukan jejak digital pernyataan Bahlil yang menyebut kerugian PLN disebabkan oleh perilaku konsumsi listrik masyarakat.

Bahlil memang pernah menyinggung soal kerugian PLN, tetapi bukan terkait penggunaan listrik warga. Ia menjelaskan bahwa salah satu faktor yang dapat memengaruhi kondisi keuangan PLN adalah pembangunan pembangkit listrik yang tidak diimbangi dengan ketersediaan jaringan baru yang memadai.

Sementara itu, Direktur Keuangan PLN Sinthya Roesly menyampaikan bahwa pendapatan PLN dapat turun hingga Rp5 triliun per bulan akibat program diskon tarif listrik. Meski demikian, penurunan pendapatan tersebut tidak serta-merta berarti PLN mengalami kerugian.

Dengan demikian, unggahan yang menyatakan “Bahlil Sebut PLN Merugi karena Rakyat Tidak Hemat Listrik” tergolong hoaks. Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi melalui sumber resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.