Klaim Pemain Iran Mohammad Mohebi Dideportasi AS Usai Selebrasi Pistol di Piala Dunia 2026 Disebut Hoaks

Klaim Pemain Iran Mohammad Mohebi Dideportasi AS Usai Selebrasi Pistol di Piala Dunia 2026 Disebut Hoaks

Sebuah klaim di media sosial menyebut striker tim nasional Iran, Mohammad Mohebi, dideportasi oleh Pemerintah Amerika Serikat setelah melakukan selebrasi yang menyerupai simbol pistol pada Piala Dunia 2026. Informasi tersebut dinyatakan tidak benar atau hoaks berdasarkan penelusuran yang dilakukan Tim Cek Fakta Kompas.com.

Mohebi menjadi sorotan setelah mencetak gol saat Iran menghadapi Selandia Baru dalam laga Piala Dunia 2026 di Stadion SoFi, Los Angeles, Amerika Serikat, Senin (15/6/2026). Selebrasinya memicu perdebatan karena dinilai menyerupai gerakan mengacungkan pistol.

Narasi yang beredar menyatakan Mohebi “dideportasi ke Iran”. Klaim itu disertai foto Mohebi dengan pose selebrasinya dan dibagikan oleh sejumlah akun pada Rabu (17/6/2026).

Dalam penelusurannya, Tim Cek Fakta Kompas.com menggunakan teknik reverse image search. Hasilnya, foto yang beredar ditemukan identik dengan gambar dalam artikel Jawa Pos yang tayang pada Selasa (16/6/2026), meski artikel tersebut tidak menjelaskan waktu kejadian secara rinci.

Penelusuran lanjutan melalui mesin pencari menemukan artikel Goal.com yang diterbitkan pada 16 Juni 2026. Dalam artikel itu dijelaskan bahwa selebrasi tersebut terjadi pada laga pembuka Piala Dunia 2026 saat Iran melawan Selandia Baru.

Mohebi mencetak gol pada menit ke-64 yang membuat skor menjadi imbang 2-2. Ia merayakan golnya dengan menunjuk dua jari ke arah lengannya, kemudian mengulurkan dua jari di tangan kanannya dan menggerakkannya di udara.

Berdasarkan rangkaian penelusuran tersebut, klaim bahwa Mohammad Mohebi dideportasi oleh Pemerintah Amerika Serikat akibat selebrasi berbentuk pistol dinyatakan sebagai hoaks.