Klaim di media sosial yang menyebut penyerang Meksiko Raul Jimenez mendedikasikan selebrasi golnya untuk Lionel Messi dinyatakan tidak benar. Narasi tersebut beredar setelah Jimenez mencetak gol kemenangan saat Meksiko menghadapi Afrika Selatan pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
Dalam pertandingan itu, Jimenez merayakan golnya dengan emosional. Ia berlari ke pinggir lapangan, melompat, berteriak, lalu mengangkat tangan dan menunjuk ke langit. Sejumlah unggahan di Facebook kemudian menampilkan kolase foto Jimenez dan Messi yang sama-sama melakukan selebrasi menunjuk ke langit, disertai klaim bahwa Jimenez mendedikasikannya untuk Messi yang disebut sedang menjalani Piala Dunia dan turnamen terakhir bersama Argentina.
Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, tidak ditemukan informasi kredibel yang menunjukkan Jimenez pernah mengatakan selebrasinya itu ditujukan untuk Messi. Sebaliknya, Jimenez disebut mendedikasikan selebrasi tersebut untuk mendiang ayahnya yang meninggal pada Maret 2026.
Setelah mencetak gol melalui tandukan kepala, Jimenez mengaku selebrasi menunjuk ke langit itu merupakan bentuk penghormatan untuk sang ayah. Ia mengatakan, semasa hidup ayahnya memiliki keinginan melihat Jimenez mencetak gol di ajang Piala Dunia, tetapi harapan itu tidak sempat terwujud.
"Selalu menjadi impiannya (ayah) untuk melihat saya mencetak gol di Piala Dunia. Saya tahu dia sedang menonton dari surga, mendukung saya dengan bangga di setiap langkahnya," ujar Jimenez.
Dalam konteks lain, selebrasi menunjuk ke langit juga kerap dilakukan Lionel Messi usai mencetak gol. Selebrasi itu dikenal sebagai bentuk penghormatan Messi kepada mendiang neneknya, Celia Olivera. Kesamaan gaya selebrasi inilah yang kemudian dimanfaatkan dalam unggahan media sosial untuk membangun klaim yang tidak didukung bukti.
Selebrasi Jimenez juga disebut semakin bermakna karena ia sempat berjuang melawan cedera dalam beberapa tahun terakhir.