Lapas Ampana Ikuti Pembukaan Rekonsiliasi Keuangan dan BMN Semester I 2026

Lapas Ampana Ikuti Pembukaan Rekonsiliasi Keuangan dan BMN Semester I 2026

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Ampana mengikuti kegiatan pembukaan rekonsiliasi dan pemutakhiran data laporan keuangan serta Barang Milik Negara (BMN) Semester I Tahun 2026 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Selasa (23/06). Kegiatan ini digelar di Hotel Sultan Raja, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Rekonsiliasi dan pemutakhiran data tersebut menjadi agenda untuk menyelaraskan data keuangan dan BMN agar laporan yang dihasilkan akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sulawesi Tengah turut ambil bagian sebagai bentuk sinergi dalam menjaga ketertiban administrasi pelaporan keuangan dan pengelolaan BMN.

Dari Lapas Kelas IIB Ampana, dua pegawai hadir langsung sebagai peserta, yakni Erlis Hasan selaku Operator General Ledger dan Pelaporan (GLP) Keuangan serta Mohammad Malik Ibrahim selaku Operator Pengelola BMN. Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Ampana, Febriansyah, mengikuti kegiatan secara virtual dari ruang kerjanya.

Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa rekonsiliasi keuangan dan BMN bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan instrumen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas. Ia juga mengingatkan pentingnya laporan yang akurat, tepat waktu, dan sesuai ketentuan.

“Kegiatan ini hendaknya dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk melakukan pencocokan, perbaikan, dan penyempurnaan data, sehingga laporan yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Herman.

Febriansyah menyatakan dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pelaporan keuangan dan pengelolaan aset negara di lingkungan pemasyarakatan. Ia berharap laporan keuangan dan BMN Lapas Ampana Semester I Tahun 2026 dapat tersaji akurat, tepat waktu, serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Melalui kegiatan rekonsiliasi dan pemutakhiran data ini, kami berharap laporan keuangan dan BMN Lapas Ampana Semester I Tahun 2026 dapat tersajikan secara akurat, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku. Ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Febriansyah.