Lokakarya Soroti Perlunya Kerja Opini Publik Beralih ke Pendekatan Proaktif dan Konstruktif

Lokakarya Soroti Perlunya Kerja Opini Publik Beralih ke Pendekatan Proaktif dan Konstruktif

Para delegasi dalam sebuah lokakarya membahas penguatan kerja memahami dan membimbing opini publik, sekaligus mengaitkannya dengan implementasi Resolusi Kongres Nasional Partai ke-14. Forum tersebut menjadi ruang pertukaran, diskusi, dan klarifikasi dasar teoritis serta praktik lapangan, termasuk pemaparan kondisi terkini kerja opini publik dan usulan solusi terobosan agar perannya lebih efektif dalam mendukung pelaksanaan resolusi.

Profesor Madya Dr. Vu Van Phuc, mantan Pemimpin Redaksi Majalah Komunis, menilai negara memasuki era baru ketika kehendak rakyat semakin penting. Karena itu, ia menekankan perlunya kerja opini publik memainkan peran sebagai jembatan antara kehendak Partai dan kehendak rakyat. Menurutnya, langkah tersebut dapat memperkuat tradisi persatuan nasional, melindungi landasan ideologis Partai, serta memerangi pandangan yang dinilai keliru dan bermusuhan.

Sementara itu, Nguyen Trung Kien, Ketua Komite Negara untuk Warga Vietnam di Luar Negeri (Kementerian Luar Negeri), menilai peningkatan kualitas kerja opini publik ke depan memerlukan perubahan drastis dari pola pikir pasif dan reaktif menjadi proaktif, konstruktif, dan berorientasi kepemimpinan. Ia mendorong agar kerja opini publik disusun berdasarkan rencana dan strategi jangka panjang, termasuk pengembangan skenario serta pengelolaan risiko media untuk merespons isu-isu yang muncul, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

Nguyen Trung Kien juga menekankan pentingnya modernisasi teknologi dalam kerja opini publik. Ia menyebut perlunya kedekatan dengan sains dan teknologi serta memandang teknologi sebagai sarana penting, termasuk pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan. Menurutnya, analisis dan pembentukan opini publik perlu memanfaatkan teknologi baru, disertai inovasi menyeluruh pada isi dan metode komunikasi agar lebih fleksibel dan diperbarui. Ia juga menyoroti pentingnya pelokalan pesan untuk menjangkau setiap segmen populasi.

Menutup lokakarya, Wakil Kepala Komite Tetap Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, Pham Tat Thang, menilai presentasi dan pandangan yang muncul telah menghadirkan berbagai model, pendekatan kreatif, serta pengalaman praktik yang berharga. Ia menyebut hasil lokakarya memberikan tambahan argumen ilmiah dan praktis bagi upaya reformasi kerja opini publik di era baru.

Berdasarkan kebutuhan dan pengalaman praktik, Pham Tat Thang menyarankan agar kerja opini publik mengikuti secara saksama pelaksanaan Resolusi Kongres Nasional Partai ke-14. Ia juga menekankan pentingnya memahami realitas kehidupan, pemikiran, dan aspirasi kader, anggota Partai, serta masyarakat; sekaligus segera mengidentifikasi isu-isu baru, kesulitan, dan hambatan dalam proses pelaksanaan agar dapat memberi masukan kepada komite dan otoritas Partai mengenai solusi yang tepat.

Ia menambahkan, kerja opini publik tidak cukup berhenti pada pengumpulan, sintesis, dan penyampaian informasi. Menurutnya, kapasitas analisis, evaluasi, peramalan, dan pemberian saran strategis perlu ditingkatkan dengan menggabungkan metode penelitian tradisional dan modern. Ia juga mendorong integrasi pemahaman langsung atas opini publik dengan pemantauan dan analisis informasi di lingkungan digital untuk meningkatkan kualitas analisis dan proyeksi.