Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, menegaskan komitmennya untuk mengelola pembiayaan pembangunan, termasuk pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (PT SMI), secara transparan dan akuntabel. Penegasan itu disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa saat menerima kunjungan lapangan jajaran PT SMI di Mangupura, Kamis.
Adi Arnawa mengatakan pengelolaan dana pembangunan akan diarahkan pada hasil dan dampak nyata bagi masyarakat. Ia menyatakan Pemkab Badung berkomitmen menjalankan pembiayaan pembangunan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada capaian.
Kunjungan yang dipimpin Komisaris PT SMI Ancella Hermawan bersama jajaran tersebut dilakukan untuk pendampingan sekaligus evaluasi terhadap proyek-proyek yang dibiayai melalui skema pinjaman daerah di Kabupaten Badung. Dalam kesempatan itu, Bupati Badung juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berkelanjutan dari PT SMI.
Adi Arnawa menilai sinergi antara pemerintah daerah dan PT SMI menjadi kunci agar program pembangunan berjalan sesuai rencana. Menurutnya, pendampingan diperlukan untuk memastikan proyek yang dibiayai mampu memberi nilai tambah, baik bagi pelayanan publik maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Direktur Utama PT SMI Reynaldi Hermansjah menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari monitoring dan evaluasi proyek strategis. Ia menyebut agenda itu dilakukan untuk memetakan perkembangan proyek, mengukur dampaknya bagi masyarakat, serta memastikan komitmen keberlanjutan dari Pemkab Badung.
Reynaldi menambahkan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari pengawasan PT SMI terhadap pembangunan infrastruktur yang dibiayai pihaknya. Ia mengatakan, dalam rangkaian kegiatan tersebut PT SMI bersama Yayasan Inspirasi Anak Bangsa turut menggelar aksi sosial bertajuk SMI Berbagi.