Rivalitas Wiranto–Prabowo Berlanjut ke Pemilu 2009 lewat Hanura dan Gerindra

Rivalitas Wiranto–Prabowo Berlanjut ke Pemilu 2009 lewat Hanura dan Gerindra

JAKARTA, SELASA — Persaingan antara mantan Panglima TNI Wiranto dan mantan Panglima Kostrad Prabowo Subianto berlanjut ke arena Pemilu 2009. Rivalitas yang sempat disebut terjadi ketika keduanya masih aktif di Tentara Nasional Indonesia (TNI) kini diperkirakan berlanjut melalui pertarungan partai politik yang mereka pimpin dan dirikan.

Wiranto memimpin Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), sementara Prabowo Subianto mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra). Kedua partai tersebut termasuk dalam 16 partai baru yang dinyatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) lolos verifikasi faktual sehingga berhak mengikuti Pemilu 2009.

Dalam hasil verifikasi, Partai Gerindra dinyatakan lolos di 31 provinsi, sedangkan Partai Hanura lolos di 32 provinsi. KPU pada Senin (7/7) malam secara resmi mengumumkan 34 partai politik nasional dan 6 partai politik lokal di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) sebagai peserta Pemilu 2009. KPU juga menjadwalkan pengumuman nomor urut partai-partai tersebut pada Rabu (9/7).

Selain Hanura dan Gerindra, KPU menyatakan Partai Matahari Bangsa yang didirikan aktivis Muhammadiyah lolos verifikasi faktual di 25 provinsi. Partai Kebangkitan Nasional Ulama yang dimotori sebagian ulama Nahdlatul Ulama juga dinyatakan lolos di 25 provinsi.

Berikut daftar 18 partai baru beserta jumlah provinsi tempat masing-masing dinyatakan lolos verifikasi faktual: Partai Barisan Nasional (24 provinsi), Partai Demokrasi Pembaruan (27), Partai Gerakan Indonesia Raya/Gerindra (31), Partai Hati Nurani Rakyat/Hanura (32), Partai Indonesia Sejahtera (23), Partai Karya Perjuangan (22), Partai Kasih Demokrasi Indonesia (25), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (25), Partai Kedaulatan (23), Partai Matahari Bangsa (25), Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia (25), Partai Patriot (23), Partai Peduli Rakyat Nasional (33), Partai Pemuda Indonesia (25), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (23), Partai Perjuangan Indonesia Baru (22), Partai Persatuan Daerah (22), dan Partai Republik Nusantara (23).