Sekolah di Jawa Barat Terima Bantuan Papan Interaktif Pintar, Kepala SMAN 1 Cibitung: Langsung Tiba Tanpa Pemotongan

Sekolah di Jawa Barat Terima Bantuan Papan Interaktif Pintar, Kepala SMAN 1 Cibitung: Langsung Tiba Tanpa Pemotongan

Program revitalisasi sarana sekolah yang menyalurkan Papan Interaktif Pintar atau Interactive Flat Panel (IFP)—yang kerap disebut masyarakat sebagai TV pintar—disebut membawa perubahan pada tata kelola bantuan pendidikan, terutama dari sisi distribusi yang lebih langsung dan transparan.

Dalam pelaksanaannya, penyaluran bantuan ini dinilai memangkas rantai birokrasi yang selama ini kerap membuat proses penerimaan bantuan menjadi panjang. Pada masa lalu, bantuan yang seharusnya diterima sekolah secara utuh disebut sering mengalami penyusutan di tengah proses administrasi yang berlapis dan kurang transparan.

Kepala SMAN 1 Cibitung, Dr. Een Suhaenah, menyampaikan bahwa mekanisme penyaluran bantuan saat ini dirasakan lebih efisien. Ia menegaskan bantuan perangkat tersebut diterima sekolah secara langsung tanpa proses administrasi yang berbelit-belit.

Selain aspek penyaluran, pemanfaatan IFP di SMAN 1 Cibitung juga digunakan sebagai media informasi digital di lingkungan sekolah. Perangkat ini dimanfaatkan untuk menampilkan pengumuman sekolah, sosialisasi program, hingga ucapan selamat atas prestasi siswa.

Pemakaian media digital tersebut disebut sejalan dengan kebijakan Gubernur Jawa Barat untuk mengurangi polusi visual dari spanduk dan banner fisik. Dengan penggunaan layar IFP, informasi sekolah dapat ditampilkan secara dinamis dan mengurangi penggunaan materi cetak yang berpotensi menjadi sampah plastik setelah dipakai.

Melalui program ini, harapan terhadap pemerataan pemanfaatan teknologi pendidikan juga kembali mengemuka, dari wilayah perkotaan hingga daerah yang lebih jauh. Integritas penyaluran bantuan dinilai menjadi fondasi agar pemanfaatan teknologi dapat berjalan efektif di sekolah.