Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) Sugiyanto, S.H., M.H. melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 pejabat administrator pada Selasa (23/6) di Lantai 2 Gedung Mahkamah Agung, Jakarta Pusat.
Pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 5819-5834/SEK/SK.KP4.1.3/VI/2026 tertanggal 18 Juni 2026.
Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah: Arfan Sambetha Megamone, S.H., M.H. sebagai Kepala Bagian Peraturan Perundang-Undangan Biro Hukum dan Humas BUA; Dewi Indriyani, S.Si., M.Si. sebagai Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga Biro Hukum dan Humas BUA; Susilowati, S.H., M.H. sebagai Kepala Bagian Kesekretriatan Pimpinan B pada Biro Kesekretariatan Pimpinan BUA; Rahmawati, S.H., M.M. sebagai Kepala Bagian Tata Usaha pada Biro Umum BUA; Edi Kusdaryanto, S.E., M.M. sebagai Kepala Bagian Perpustakaan dan Layanan Informasi pada Biro Hukum dan Humas BUA; Azkia Kusumastuti, S.E., M.M. sebagai Kepala Bagian Perbendaharaan pada Biro Keuangan BUA; Hamsarip Ongso, S.H.I. sebagai Kepala Bagian Verifikasi dan Tuntutan Ganti Rugi pada Biro Keuangan BUA; Junaedi Kamaludin, S.E., M.Si. sebagai Kepala Subdirektorat Data dan Evaluasi pada Ditjen Badilum; Romy Permana, S.H., M.H. sebagai Kepala Subdirektorat Mutasi Panitera dan Juru Sita pada Ditjen Badilum; Mustamin, S.H., M.H. sebagai Kepala Subdirektorat Mutasi Hakim pada Ditjen Badilum; Irwanto, S.H., M.H. sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Tenaga Teknis pada Ditjen Badilum; Susi Karyawati Mertaatmadja, S.E., M.Ak. sebagai Kepala Bagian Umum pada Sekretariat Kepaniteraan MA; Sultan Syahrir, S.H., M.O.S. sebagai Kepala Subdirektorat Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Militer pada Ditjen Badilmiltun; Teza Rizkianti Safarindah, S.H., M.I.Pol. sebagai Kepala Subdirektorat Pengembangan Tenaga Teknis Peradilan Militer pada Ditjen Badilmiltun; Ira Farella Anggraini, S.E., M.M. sebagai Kepala Subdirektorat Pembinaan Administrasi Peradilan Militer pada Ditjen Badilmiltun; serta Benny Purwanto, S.E., M.M. sebagai Kepala Bidang Strategi Kebijakan Peradilan pada Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan.
Dalam sumpah jabatan yang dipandu Sekretaris MA, para pejabat menyatakan kesetiaan dan ketaatan kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, serta berkomitmen menjunjung etika jabatan dan tidak menyalahgunakan wewenang.
“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab,” ucap para pejabat dalam pengambilan sumpah.
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Sugiyanto menyampaikan ucapan selamat dan berharap amanah yang diemban dapat membawa kebaikan bagi institusi dan masyarakat. “Semoga amanah yang didapatkan Saudara-saudara dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya, membawa manfaat bagi institusi Mahkamah Agung, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat pencarian keadilan, serta menjadi amal pengabdian yang bernilai ibadah,” ujarnya.
Sugiyanto juga menegaskan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan merupakan tuntunan moral dan spiritual atas tanggung jawab yang akan dijalankan. “Setiap kalimat yang saudara-saudara ucapkan mengandung konsekuensi integritas, setiap amanah yang diterima akan dimintai pertanggung jawabannya,” katanya.
Selain itu, ia mendorong para pejabat untuk bekerja dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Menurutnya, para pejabat administrator tidak hanya mengurusi persoalan administratif, tetapi juga berperan sebagai pengawal reformasi birokrasi di lingkungan Mahkamah Agung.