Seminar ilmiah bertajuk “Kerja Opini Publik dalam Pelaksanaan Resolusi Kongres Nasional Partai ke-14” digelar pada 26 Juni pagi di Hanoi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat bekerja sama dengan Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh dan Akademi Ilmu Sosial Vietnam.
Wakil Direktur Tetap Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, Le Hai Binh, menyampaikan bahwa Kongres Nasional ke-14 menjadi penanda awal era baru bagi bangsa dan menetapkan keputusan kebijakan yang disebutnya sebagai “landasan” untuk mencapai tujuan strategis negara selama 100 tahun. Menurutnya, agar keputusan strategis tersebut dapat diimplementasikan secara nyata, konsensus sosial dan kepercayaan publik menjadi faktor yang sangat penting.
Le Hai Binh menekankan bahwa investigasi, pemahaman, dan bimbingan opini publik berperan sebagai “jembatan” yang menyelaraskan “kehendak Partai” dan “aspirasi rakyat”. Ia menyebut tugas ini diperlukan secara berkelanjutan untuk mencerminkan pemikiran, perasaan, kehendak, dan aspirasi masyarakat terkait kebijakan dan keputusan strategis, sekaligus memberi masukan tambahan bagi pembuat kebijakan dalam penyempurnaan serta evaluasi implementasi.
Dalam konteks saat ini, ia menilai pelaksanaan Resolusi Kongres Nasional ke-14 tidak cukup hanya melalui penyebaran dan pendalaman pemahaman, tetapi juga membutuhkan koordinasi erat dengan upaya memahami, menganalisis, dan membimbing opini publik. Tanpa kohesi tersebut, implementasi resolusi dikhawatirkan mudah menjadi formalitas, kurang persuasif, dan rentan dipengaruhi arus informasi yang saling bertentangan.
Le Hai Binh juga menyoroti tantangan ledakan media digital. Ia menyebut ruang siber sebagai medan yang kompleks, tempat kekuatan yang bermusuhan dan reaksioner melakukan propaganda serta aktivitas subversif. Karena itu, ia menilai kerja opini publik tidak cukup berhenti pada respons terhadap informasi berbahaya dan “beracun”, melainkan perlu bergeser ke pendekatan yang lebih proaktif dalam menciptakan, memprediksi, dan membimbing opini publik.
Dalam lokakarya tersebut, para delegasi bertukar pandangan untuk memperjelas dasar teoritis dan praktis dalam memahami serta membimbing opini publik terkait implementasi Resolusi Kongres Nasional ke-14. Mereka juga menilai kondisi terkini kerja opini publik dan mengusulkan solusi terobosan guna memperkuat perannya agar pelaksanaan resolusi berjalan lebih efektif.
Profesor Madya Dr. Vu Van Phuc, mantan Pemimpin Redaksi Majalah Komunis, menyampaikan bahwa seiring negara memasuki era baru, opini publik kian penting. Ia menilai kerja opini publik perlu memainkan peran jembatan antara kehendak Partai dan aspirasi rakyat, sekaligus berkontribusi pada penguatan tradisi persatuan nasional, perlindungan landasan ideologis Partai, serta upaya melawan pandangan yang keliru dan bermusuhan.
Sementara itu, Ketua Komite Negara untuk Warga Vietnam di Luar Negeri pada Kementerian Luar Negeri, Nguyen Trung Kien, menilai peningkatan kualitas kerja opini publik membutuhkan perubahan drastis dari pola pikir pasif dan reaktif menuju pendekatan proaktif, konstruktif, dan berorientasi kepemimpinan. Ia menekankan pentingnya perencanaan dan strategi jangka panjang, termasuk penyusunan skenario serta pengelolaan risiko media untuk merespons isu yang muncul, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Nguyen Trung Kien juga menekankan urgensi modernisasi teknologi. Menurutnya, kerja opini publik tidak dapat dipisahkan dari sains dan teknologi, termasuk pemanfaatan big data dan kecerdasan buatan. Ia menilai analisis dan pembentukan opini publik perlu memanfaatkan teknologi baru, disertai inovasi menyeluruh pada isi dan metode komunikasi agar lebih fleksibel, diperbarui, serta mampu melokalisasi pesan untuk menjangkau setiap segmen populasi.
Menutup lokakarya, Wakil Kepala Komite Tetap Departemen Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat, Pham Tat Thang, menyatakan presentasi dan pandangan dalam forum tersebut menghadirkan berbagai model, pendekatan kreatif, serta pengalaman praktis yang dinilai berharga. Ia menyebutnya sebagai tambahan argumen ilmiah dan praktis untuk pembaruan kerja opini publik di era baru.
Pham Tat Thang mendorong agar kerja opini publik mengikuti secara saksama pelaksanaan Resolusi Kongres Nasional Partai ke-14, memahami realitas kehidupan serta pemikiran dan aspirasi kader, anggota Partai, dan masyarakat. Ia juga menekankan perlunya segera mengidentifikasi isu baru, kesulitan, dan hambatan dalam proses implementasi untuk memberi masukan solusi kepada komite dan otoritas Partai.
Menurutnya, kerja opini publik tidak boleh berhenti pada pengumpulan, sintesis, dan refleksi informasi. Ia mendorong peningkatan kapasitas analisis, evaluasi, peramalan, dan perencanaan strategis dengan mengombinasikan metode penelitian tradisional dan modern, mengintegrasikan pemahaman langsung dengan pemantauan serta analisis informasi di lingkungan digital, dan meningkatkan kualitas analisis serta proyeksi.