Survei terbaru Puspoll Indonesia menunjukkan mayoritas publik menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto setelah hampir dua tahun memimpin pemerintahan. Namun, tingkat kepuasan tersebut tercatat menurun dibandingkan hasil survei sebelumnya.
Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Chamad Hojin, menyampaikan bahwa dalam survei bertajuk “Menuju dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran”, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden berada di angka 64,8 persen. Angka itu merupakan gabungan dari responden yang merasa cukup puas sebesar 57,9 persen dan yang menyatakan sangat puas sebesar 7,9 persen.
Sementara itu, responden yang menyatakan tidak puas mencapai 33,2 persen. Rinciannya, 28,9 persen mengaku kurang puas dan 4,3 persen menyatakan tidak puas.
Chamad juga membandingkan temuan tersebut dengan survei yang sama pada Agustus 2025. Dalam survei saat itu, tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden Prabowo tercatat 67,7 persen. Dengan demikian, kepuasan publik turun dari 67,7 persen menjadi 64,8 persen.
Survei Puspoll Indonesia ini dilakukan pada 18–26 Mei 2026. Pengambilan sampel dilakukan secara acak penuh (probability sampling) menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan mempertimbangkan komposisi wilayah urban dan rural serta proporsi jumlah pemilih di setiap provinsi.
Total responden dalam survei ini sebanyak 2.400 orang, dengan margin of error ±2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.