Sebuah tautan yang diklaim sebagai akses pendaftaran rekrutmen pegawai Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 2026 beredar di media sosial. Tautan tersebut dibagikan melalui sejumlah unggahan Facebook pada Juni 2026, disertai narasi yang mencantumkan persyaratan pelamar dan iming-iming gaji.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan bahwa tautan itu tidak mengarah ke laman resmi pemerintah. Alih-alih menuju situs rekrutmen yang sah, tautan tersebut mengarahkan pengguna ke laman yang meminta pengisian data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor akun Telegram.
Kompas.com menilai permintaan data tersebut mengindikasikan modus pencurian data pribadi atau phishing. Karena itu, masyarakat diminta tidak memasukkan data apa pun melalui tautan yang tidak jelas sumber resminya.
Dalam pemberitaan Kompas.com, pemerintah memang membuka rekrutmen pegawai Kopdes Merah Putih pada 15 April hingga 24 April 2026. Rekrutmen tersebut dibuka untuk posisi manajer Kopdes Merah Putih dengan kuota 30.000 orang, yang nantinya berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara.
Rekrutmen resmi diselenggarakan secara daring melalui laman https://phtc.panselnas.go.id/.
Sebelumnya, Kementerian Koperasi juga telah mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hoaks dan penipuan berkedok rekrutmen pegawai Kopdes Merah Putih. Imbauan itu disampaikan melalui akun Instagram resmi Kemenkop pada 24 Maret 2025.
Dalam pernyataannya, Kemenkop menegaskan bahwa informasi rekrutmen yang beredar di media sosial dan tidak bersumber dari kanal resmi adalah tidak benar. Masyarakat diminta memastikan informasi hanya dari sumber yang valid dan resmi.
Berdasarkan penelusuran tersebut, tautan rekrutmen Kopdes Merah Putih 2026 yang beredar di media sosial dinyatakan hoaks dan merupakan upaya phishing karena tidak mengarah ke laman rekrutmen resmi.