CIPUTAT — Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang selama ini identik dengan pengabdian masyarakat di desa-desa kini berkembang melalui skema KKN On-Campus. Melalui program ini, mahasiswa sarjana mendapatkan kesempatan menerapkan kompetensi mereka langsung di lingkungan internal kampus.
Di UIN Jakarta, salah satu unit yang menjadi ruang praktik utama adalah Pusat Informasi dan Humas (PIH). Dalam program tersebut, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga terlibat dalam alur kerja kehumasan, mulai dari peliputan berita, pengelolaan media sosial, produksi konten multimedia, hingga dukungan penyelenggaraan acara kampus berskala besar.
Keterlibatan langsung pada kanal digital resmi universitas juga menjadi sarana bagi peserta untuk mengasah keterampilan komunikasi, kerja tim lintas fungsi, manajemen waktu, serta strategi penyebaran informasi publik.
Pengalaman itu salah satunya dirasakan Muhammad Hilwan Hadi Mustaqim, mahasiswa yang ditunjuk sebagai Project Manager program Talenta x Mahardika KKN On-Campus (Batch 9). Dalam perannya, ia memimpin dan mengoordinasikan tim beranggotakan 39 mahasiswa dari berbagai fakultas untuk mengelola aset kehumasan sekaligus mendukung operasi pusat universitas.
Mustaqim mengatakan, program tersebut memberinya pengalaman profesional yang luas. Selain kemampuan teknis terkait perancangan proyek dan pengelolaan tim, ia juga belajar kepemimpinan, komunikasi krisis, penyelesaian konflik, pengambilan keputusan, serta pemecahan masalah secara cepat dalam tekanan kerja.
Menurutnya, skema KKN On-Campus memberikan gambaran dinamika kerja profesional yang sulit diperoleh hanya melalui perkuliahan. Selama masa penugasan empat bulan, peserta dituntut beradaptasi dengan ritme kerja cepat, menjaga kekompakan tim, dan menyelesaikan target kreatif sesuai tenggat.
Ia juga menilai program ini mematahkan anggapan bahwa penugasan di lingkungan kampus sebatas pekerjaan administratif. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa terlibat pada pengarahan kreatif, perancangan strategi komunikasi, produksi materi audio-visual, hingga analisis data pascakampanye.
Program yang berlangsung selama empat bulan ini dinilai memberi fleksibilitas bagi mahasiswa tingkat akhir karena kegiatan dilakukan di area kampus, sehingga jadwal perkuliahan dapat tetap berjalan seiring tanggung jawab proyek.
Secara umum, KKN On-Campus diposisikan sebagai wadah penguatan kompetensi profesional bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja, termasuk kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan manajemen proyek yang dibutuhkan dalam lingkungan kerja modern.