Sebuah video yang beredar di media sosial diklaim memperlihatkan wilayah Mamboro, Kota Palu, Sulawesi Tengah, dilanda tsunami kecil setelah gempa bermagnitudo 6,7 pada Selasa (16/6/2026). Video tersebut menampilkan gelombang air yang menghantam sebuah bangunan dan disertai keterangan yang menyebut kejadian itu sebagai “tsunami kecil” di Mamboro.
Namun, klaim tersebut tidak benar. Penelusuran menunjukkan tidak ada informasi kredibel yang menyatakan terjadi tsunami di Palu pascagempa tersebut.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari juga menyatakan gempa Palu pada 16 Juni 2026 tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena pusat gempa berada di daratan. Menurutnya, gempa tersebut terjadi cukup jauh dari wilayah pesisir sehingga tidak memicu tsunami.
Tim Cek Fakta Kompas.com kemudian menelusuri asal video yang diklaim sebagai tsunami di Mamboro dengan teknik reverse image search. Hasilnya, video tersebut ditemukan telah beredar sejak November 2025 dan identik dengan unggahan di Instagram serta Facebook pada periode tersebut.
Keterangan pada unggahan lama menyebut rekaman itu adalah momen gelombang pasang yang menerjang sebuah rumah di pesisir Barangay Paltic, Dingalan, Provinsi Aurora, Filipina, pada 9 November 2025. Gelombang pasang itu terjadi saat wilayah tersebut terdampak topan super Fung-wong.
Dengan demikian, video yang dikaitkan dengan tsunami kecil di Mamboro usai gempa Palu pada Juni 2026 merupakan informasi keliru karena rekaman tersebut berasal dari peristiwa lain di Filipina pada 2025.