Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) administrasi penyusunan laporan keuangan penerima bantuan cabang olahraga (cabor) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Gresik Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut digelar di Aula Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik, Selasa (23/6/2026).
Bimtek diikuti 24 cabang olahraga serta seluruh pengurus KONI Kabupaten Gresik. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman pengurus cabor dalam menyusun laporan pertanggungjawaban (LPJ) keuangan sesuai ketentuan, transparan, dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Asluchul Alif menekankan pentingnya pengelolaan dan pelaporan keuangan yang tertib agar tidak menimbulkan persoalan administratif maupun hukum di kemudian hari. Ia meminta agar laporan disusun sesuai pedoman standar akuntansi dan didukung bukti fisik pengeluaran yang sah.
“Laporan harus sesuai dengan pedoman standar akuntansi dan didukung bukti fisik pengeluaran yang sah. Penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan tanpa adanya manipulasi data serta memahami aturan perpajakan dan laporan yang tepat waktu,” ujarnya.
Menurutnya, bimtek ini penting karena memberi pemahaman kepada pengurus KONI dan cabang olahraga mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran bantuan yang diterima. Ia juga meminta peserta mengikuti kegiatan secara serius agar materi dari narasumber dapat diterapkan di masing-masing cabang olahraga.
“Perlu pembenahan diri untuk tepat waktu. Nanti dari Disparekrafbudpora akan memberikan panduan dan contoh yang benar sesuai aturan, sementara Inspektorat menjelaskan terkait pelaporan dan kantor pajak mengenai tata cara perpajakan,” kata Alif.
Ia menilai bimtek tersebut strategis karena menjadi forum diskusi untuk memperkuat pemahaman penyusunan laporan keuangan yang komprehensif sesuai regulasi terbaru. Alif juga mengingatkan, setiap cabang olahraga sebagai pengguna anggaran memiliki tanggung jawab penuh atas penggunaan dan pelaporannya.
Menurutnya, apabila ditemukan ketidaksesuaian antara laporan dan realisasi di lapangan, cabang olahraga yang bersangkutan dapat menjadi objek pemeriksaan aparat penegak hukum. Karena itu, ia menekankan pentingnya keselarasan antara KONI dan cabor dalam penyampaian LPJ.
“Intinya, KONI dan Cabor harus menjadi satu kesatuan dalam penyampaian laporan pertanggungjawaban keuangan. Atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik, saya menyampaikan apresiasi kepada KONI sebagai mitra pemerintah daerah dalam pembinaan olahraga prestasi serta penerapan administrasi dan laporan keuangan yang baik dan benar,” tegasnya.