Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap praktik penipuan yang mengatasnamakan pejabat pemerintah. Warga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, terutama yang disampaikan melalui pesan singkat maupun aplikasi percakapan.
Peringatan ini disampaikan menyusul beredarnya nomor kontak yang mencatut nama Kepala Bidang PPBP Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi, Gilar M Akmal. Nomor tersebut diduga digunakan untuk melakukan komunikasi mencurigakan kepada sejumlah pihak.
Gilar menegaskan nomor yang beredar bukan merupakan kontak resmi miliknya maupun institusi. “Nomor yang beredar itu bukan milik saya. Jangan mudah percaya terhadap pihak yang mengatasnamakan pejabat Dinas Pertanian tanpa verifikasi yang jelas,” kata Gilar, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, modus penipuan dengan mencatut nama pejabat pemerintah kini semakin beragam dan menyasar berbagai kalangan, mulai dari petani, pelaku usaha, hingga masyarakat umum.
Dinas Pertanian Kabupaten Sukabumi juga menekankan pentingnya literasi digital dan kehati-hatian saat menerima informasi, khususnya yang berkaitan dengan permintaan data pribadi, bantuan, maupun transaksi keuangan.
Masyarakat diimbau untuk melakukan konfirmasi melalui saluran resmi pemerintah apabila menerima pesan yang mencurigakan. “Pastikan setiap informasi diverifikasi melalui kanal resmi Dinas Pertanian atau dengan datang langsung ke kantor. Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat kurangnya kehati-hatian,” ujarnya.

