Dua ekonom Universitas Sumatera Utara (USU), Dr. Paidi Hidayat, S.E., M.Si., dan Dr. Doli Muhammad Jafar Dalimunthe, S.E., M.Si., menilai pujian Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terhadap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mencerminkan ketepatan pemerintah daerah dalam penyediaan data, termasuk aspek transparansi.
Pernyataan itu disampaikan keduanya saat dihubungi pada Senin, 30 Maret 2026. Paidi Hidayat juga menjabat Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Sumatera Utara, sementara Doli Muhammad Jafar Dalimunthe dikenal sebagai pengamat manajemen kebijakan publik.
Sebelumnya, dalam penyerahan kunci rumah hunian tetap kepada 120 warga Tapsel di Desa Hapesong, pekan lalu, Mendagri Tito Karnavian memuji langkah cepat Tapsel. Ia bahkan menyebut daerah lain yang belum mampu merealisasikan bantuan dapat belajar ke Tapsel dan menjadikannya sebagai role model penanggulangan bencana.
Pujian serupa disampaikan Menteri PKP Maruarar Sirait saat meninjau lokasi perumahan. Menurutnya, selain kekuatan data yang disampaikan Pemkab Tapsel, transparansi juga menjadi perhatian. Ia menyebut ketika dilakukan pengecekan langsung kepada warga, seluruh jenis bantuan dari pemerintah pusat diakui telah diterima.
Maruarar menyatakan ketepatan dan keakuratan data, serta koordinasi yang baik, menjadi kunci utama realisasi bantuan yang berlangsung cepat.
Paidi Hidayat menilai kecepatan warga Tapsel mendapatkan rumah hunian tetap tidak lepas dari kekuatan data dan koordinasi. Ia membandingkan dengan daerah lain yang masih dalam proses penyaluran bantuan, sementara di Tapsel bantuan sudah diserahkan kepada warga terdampak.
Ia juga menekankan bahwa dalam setiap bencana, pemerintah pusat dan daerah perlu bergerak cepat sesuai tanggung jawab masing-masing agar dampak dapat segera ditangani. Paidi menyebut Pemkab Tapsel bergerak cepat menyelesaikan pendataan, sementara pemerintah pusat juga cepat memvalidasi data, sehingga tahapan penanganan dapat berjalan runut dan rinci.

