Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengajak masyarakat memanfaatkan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) LAPOR sebagai sarana resmi untuk menyampaikan aspirasi, pengaduan, maupun saran terkait pelayanan publik. Upaya ini dilakukan untuk mendorong pelayanan yang lebih responsif, transparan, dan akuntabel.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosandi) Barito Utara, Mochamad Ikhsan, mengatakan SP4N LAPOR memudahkan warga menyampaikan laporan mengenai berbagai persoalan di lingkungan sekitar. Laporan dapat mencakup isu infrastruktur, pelayanan administrasi, hingga kondisi fasilitas umum yang membutuhkan perhatian.
Menurutnya, SP4N LAPOR menjadi kanal yang disediakan pemerintah untuk memastikan setiap laporan masyarakat dapat ditangani oleh instansi terkait secara cepat, tepat, transparan, dan akuntabel. Setiap aspirasi dan pengaduan yang masuk akan diterima, diverifikasi, serta ditindaklanjuti secara profesional.
Pemerintah daerah juga menilai keterlibatan masyarakat penting dalam pengawasan dan perbaikan pelayanan publik. Partisipasi warga berperan sebagai kontrol sosial sekaligus bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan serta peningkatan efisiensi layanan.
Untuk memudahkan akses, masyarakat Barito Utara dapat menyampaikan laporan melalui situs www.lapor.go.id, layanan SMS ke nomor 1708, serta aplikasi mobile SP4N LAPOR yang tersedia untuk diunduh gratis. Selain itu, tersedia pula fitur pemindaian barcode di beberapa lokasi untuk mempercepat proses pelaporan.
Pemkab Barito Utara berharap masyarakat tidak ragu menyampaikan laporan agar persoalan di lingkungan masing-masing dapat segera ditangani. Mochamad Ikhsan mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi dalam pengawasan dan perbaikan layanan publik. “Bersama kita awasi, bersama kita perbaiki,” ujarnya.
Melalui optimalisasi SP4N LAPOR, pemerintah daerah menyatakan optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk dalam hal kecepatan respons, transparansi proses, dan orientasi pada kebutuhan masyarakat.

