Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan evaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada triwulan pertama 2026 untuk memastikan capaian program berjalan sesuai target. Evaluasi ini dibahas dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Kinerja, Fisik, dan Keuangan APBD Kota Pangkalpinang hingga Maret 2026 yang digelar di Ruang Pertemuan Bapperida Pangkalpinang, Rabu (15/4/2026).
Wali Kota Pangkalpinang, Udin, mengatakan evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup realisasi fisik, keuangan, serta kualitas pelayanan publik yang diberikan masing-masing OPD. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut penting untuk disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.
“Kita evaluasi semua, mulai dari kinerja, realisasi fisik, hingga keuangan. Ini penting karena harus kita sampaikan secara terbuka kepada publik,” ujarnya.
Udin mengungkapkan, hingga akhir Maret 2026 masih terdapat sejumlah OPD yang belum mencapai target kinerja yang telah ditetapkan. Ia menyebut kondisi ini dipengaruhi beberapa faktor, termasuk banyaknya hari libur pada periode awal tahun, seperti selama Ramadan dan Idulfitri.
Selain itu, sejumlah kendala teknis turut menghambat, mulai dari permasalahan administrasi pelaporan, kekurangan dokumen pendukung, hingga proses penagihan yang belum optimal. Ia juga menyoroti adanya hambatan internal, seperti laporan yang belum lengkap maupun masalah pada sistem aplikasi.
“Ada juga kendala internal seperti laporan yang belum lengkap atau masalah dalam sistem aplikasi. Hal-hal teknis seperti ini harus kita benahi bersama,” kata Udin.

