Penghimpunan Zakat Fitrah di Kuningan 2026 Tercatat Rp21,78 Miliar, BAZNAS Perkuat Sistem Digital

Penghimpunan Zakat Fitrah di Kuningan 2026 Tercatat Rp21,78 Miliar, BAZNAS Perkuat Sistem Digital

BAZNAS Kabupaten Kuningan mencatat penghimpunan zakat fitrah tahun 2026 mencapai Rp21.788.915.555. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan Zakat Fitrah 2026 yang digelar di Aula Bank BJB Kuningan, Senin (20/4), bersama perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dari 32 kecamatan.

Ketua BAZNAS Kuningan, Yayan Sofyan, mengatakan angka penghimpunan tahun ini menunjukkan tren positif meski relatif stabil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp22,32 miliar. Ia menyebut, sejak 2021 penghimpunan zakat fitrah terus meningkat hingga 2025.

“Sejak 2021 yang tercatat Rp15,79 miliar, penghimpunan terus meningkat hingga 2025. Untuk 2026 ini, angkanya berada di kisaran Rp21,7 miliar,” ujarnya, Selasa (21/4).

Yayan menilai penguatan sistem digital menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan zakat. Melalui aplikasi yang terintegrasi, proses penghimpunan dan pelaporan dapat dipantau secara real time oleh BAZNAS.

Menurutnya, hampir seluruh kecamatan telah menggunakan sistem digital. Namun, masih ada enam desa yang berada dalam tahap pendampingan, yakni Ciniru, Karangkancana, Ciawi, Cidahu, Sindangagung, dan Darma.

Ia menegaskan, sebagai lembaga pemerintah, BAZNAS menjadikan akuntabilitas sebagai standar utama. Transparansi pelaporan diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat, baik di tingkat kabupaten maupun melalui UPZ di kecamatan dan desa.

Dalam agenda tersebut, BAZNAS Kuningan juga memberikan penghargaan kepada UPZ berprestasi atas kinerja pengumpulan zakat periode 2025. UPZ Kecamatan Selajambe, Cigugur, dan Cibingbin menerima apresiasi berupa laptop sebagai dukungan operasional.

Selain evaluasi, para ketua UPZ turut menerima arahan dari jajaran pimpinan BAZNAS, di antaranya Aang Asy’ari, Yusron Kholid, Uci Sanusi, serta Abdul Aziz Amarullah. BAZNAS berharap penguatan sistem digital dan sinergi dengan UPZ dapat mendorong pengelolaan zakat di Kabupaten Kuningan semakin profesional, transparan, dan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.