RSUD Kawali Ciamis Gelar Audit Independen untuk Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

RSUD Kawali Ciamis Gelar Audit Independen untuk Perkuat Transparansi dan Akuntabilitas Keuangan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, melaksanakan audit independen sebagai upaya memperkuat tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, dan profesional. Audit tersebut dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) dan dijadwalkan berlangsung mulai 14 April hingga 3 Mei 2026.

Manajemen RSUD Kawali menyatakan audit ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan untuk memastikan pengelolaan keuangan berjalan tertib, efisien, serta sesuai standar akuntansi dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ruang lingkup audit meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap laporan keuangan, sistem pengendalian internal, serta kepatuhan pada regulasi pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Selain menilai kewajaran penyajian laporan keuangan, audit juga ditujukan untuk mengidentifikasi potensi risiko dan memberikan rekomendasi perbaikan bagi peningkatan kinerja organisasi.

Direktur RSUD Kawali, drg. Evie Triyanti MM, mengatakan pelaksanaan audit oleh pihak independen merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola rumah sakit.

“Sebagai institusi pelayanan publik, kami menyadari bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah fondasi utama dalam menjalankan organisasi. Audit ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan kebutuhan untuk memastikan bahwa setiap sumber daya yang dikelola benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Evie pada Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, RSUD Kawali berupaya menerapkan prinsip good governance dalam berbagai aspek operasional, termasuk pengelolaan keuangan, pengadaan barang dan jasa, serta sistem pelayanan kesehatan.

“Dengan adanya audit independen, diharapkan seluruh proses tersebut dapat berjalan lebih terukur, terpantau, dan sesuai dengan prinsip efisiensi serta efektivitas,” kata Evie.

Sementara itu, ketua tim auditor dari KAP menjelaskan audit dilakukan mengacu pada standar audit yang berlaku umum dengan menjunjung independensi dan objektivitas. Tim auditor, menurutnya, menjalankan prosedur audit secara komprehensif untuk memberikan opini profesional atas laporan keuangan RSUD Kawali, sekaligus menyampaikan rekomendasi guna mendukung penguatan sistem pengendalian internal dan mitigasi risiko.

Hasil audit nantinya akan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen RSUD Kawali dalam merumuskan kebijakan strategis. Rekomendasi yang dihasilkan disebut akan ditindaklanjuti secara sistematis dan terencana untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan serta mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik, cepat, dan tepat bagi masyarakat.

RSUD Kawali juga menilai audit ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemerintah daerah sekaligus wujud keterbukaan kepada masyarakat sebagai pengguna layanan. Dengan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, rumah sakit berharap kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSUD Kawali dapat semakin meningkat.

Ke depan, RSUD Kawali menyatakan akan terus berbenah dan memperkuat sistem manajemen, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi informasi untuk mendukung tata kelola yang modern dan profesional.