Bank BJB kembali menjadi sasaran pencatutan dalam berbagai informasi bohong (hoaks) yang beredar di media sosial dan aplikasi percakapan. Sejumlah konten menampilkan tawaran menggiurkan yang dinilai tidak masuk akal dan berpotensi mengarah pada penipuan.
Ragam hoaks tersebut umumnya dirancang untuk mengelabui nasabah agar menyerahkan data pribadi dan data keuangan. Jika data itu diberikan, pelaku dapat menyalahgunakannya untuk kepentingan pihak tidak bertanggung jawab. Karena itu, nasabah perlu mengenali pola hoaks yang beredar agar dapat menghindari potensi kerugian.
Berikut beberapa contoh hoaks terkait Bank BJB yang sempat beredar dan telah diungkap melalui penelusuran Cek Fakta Liputan6.com.
Klaim artikel soal Jokowi menerima uang pengadaan iklan Bank BJB
Di media sosial beredar unggahan yang menampilkan artikel dengan klaim mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima uang pengadaan iklan Bank BJB sebesar 850 miliar dolar AS dari Ridwan Kamil. Salah satu unggahan disebut beredar di Threads pada 24 Desember 2025, disertai tangkapan layar artikel berjudul: “Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, Presiden Jokowi Widodo Menerima Uang Pengadaan Iklan Bank BJB Dari Ridwan Kamil Sebesar 850 Miliyar Dolar Amerika Serikat”. Unggahan itu juga disertai narasi tambahan dari akun yang membagikannya.
Klaim program “festival poin berhadiah” memperingati HUT RI
Hoaks lain muncul dalam bentuk informasi program “Festival Point Berhadiah” yang diklaim digelar Bank BJB untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Informasi ini diunggah akun Facebook pada 15 Agustus 2024, berisi ajakan mengikuti undian dengan pendaftaran gratis dan iming-iming hadiah grand prize.
Unggahan tersebut menyertakan tautan yang diklaim sebagai formulir pendaftaran. Saat tautan diklik, pengguna diarahkan ke halaman formulir online yang meminta data sensitif, seperti nomor handphone terdaftar, 18 digit nomor kartu ATM, masa berlaku kartu, hingga PIN ATM.
Klaim undian berhadiah tabungan Bank BJB
Konten serupa juga beredar terkait klaim “undian tabungan Bank BJB” yang ditujukan bagi nasabah terdaftar mobile banking/SMS banking. Informasi yang diunggah akun Facebook pada 19 Juli 2024 itu mencantumkan daftar hadiah, termasuk sejumlah jenis mobil, serta mengarahkan pengguna untuk mendaftar melalui tautan yang disediakan.
Seperti kasus sebelumnya, tautan tersebut mengarah ke formulir online yang meminta data pribadi dan perbankan, antara lain nomor handphone, nomor kartu ATM, dan tanggal kedaluwarsa kartu.
Rangkaian contoh di atas menunjukkan pola yang berulang: hoaks mengatasnamakan Bank BJB untuk menarik perhatian, lalu mengarahkan korban ke tautan tertentu yang meminta informasi perbankan. Nasabah disarankan berhati-hati terhadap informasi semacam ini, terutama yang meminta data sensitif melalui tautan atau formulir online.

