Pemerintah Kota Jakarta Timur melalui Kelurahan Cijantung menata kawasan bekas Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Pasar Rebo menjadi ruang hijau yang lebih rapi dan sedap dipandang. Lokasi yang dimaksud berada di Jalan Raya Gongseng RT 07/07, Kelurahan Cijantung.
Lurah Cijantung Suparmadi mengatakan, area tersebut sebelumnya dikenal sebagai titik pembuangan sampah liar. Lahan berukuran sekitar 10x1 meter persegi itu kerap dimanfaatkan warga untuk membuang sampah dan puing bangunan secara sembarangan.
Letaknya yang berada di samping gapura akses masuk permukiman serta bersebelahan dengan Lapangan Sepak Bola Gongseng membuat kondisi kumuh di lokasi tersebut terlihat mencolok. Setelah dilakukan penataan, kawasan yang sebelumnya tampak semrawut kini berubah menjadi ruang hijau yang lebih tertata.
Menurut Suparmadi, penataan fisik kawasan unggulan di lokasi itu sudah rampung. Namun, masih ada pekerjaan lanjutan berupa penyelesaian pengecatan gapura akses masuk ke permukiman warga.
Proses penataan melibatkan tujuh personel Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) sejak awal Januari hingga 31 Maret 2026. Saat ini, tahap akhir berupa pengecatan gapura tengah dikebut dan ditargetkan selesai dalam waktu satu pekan.
Dalam konsep penghijauan, area tersebut ditanami berbagai tanaman hias, antara lain bambu cina, palem kuning, dan lidah mertua. Penataan juga dilengkapi elemen dekoratif berupa relief batu alam.
Selain itu, dinding pembatas Lapangan Gongseng dipercantik dengan mural bergambar pemandangan ibu kota berlatar gedung pencakar langit, langit biru, dan awan putih. Perubahan signifikan terlihat pada lahan yang sebelumnya disebut sebagai lahan tidur tersebut, yang kini tampak lebih bersih dan menarik secara visual.
Salah satu warga setempat, Mulyadi (45), mengatakan sebelum ditata lokasi itu sering menjadi titik penumpukan sampah liar, puing, hingga tempat parkir dan mangkalnya gerobak pedagang kaki lima. “Dulu di sini kumuh sekali. Banyak sampah, puing, bahkan jadi tempat parkir liar. Sekarang jauh lebih rapi dan enak dilihat,” ujarnya.
Dengan posisi yang strategis dan kerap dilalui kendaraan setiap hari, wajah baru kawasan tersebut dinilai memberi kesan positif bagi pengguna jalan yang melintas. Mulyadi berharap penataan itu tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga mendorong kesadaran warga untuk menjaga kebersihan dan tidak lagi menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat pembuangan sampah liar.

