Sebuah unggahan di media sosial Facebook beredar luas dengan klaim menampilkan foto Ayatollah Ali Khamenei meninggal dunia tertimpa reruntuhan bangunan setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Unggahan tersebut menarik perhatian warganet karena menyebut Pemimpin Tertinggi Iran itu “syahid”.
Dalam gambar yang dibagikan, terlihat seorang pria lanjut usia berada di bawah puing bangunan yang runtuh. Di sekitar lokasi tampak sejumlah petugas menggunakan helm dan rompi keselamatan yang seolah tengah melakukan proses evakuasi.
Narasi yang menyertai unggahan itu menyebut sosok dalam foto adalah Ayatollah Ali Khamenei yang meninggal akibat tertimpa reruntuhan. Salah satu kutipan yang beredar berbunyi: “Betapa Shaheed Khamenei sampai ke mahkamah Allah! Pemimpin Agama Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei sedang menerima syahid. Inna-Lillahi wa Inna Ilahi Rajiun.”
Berdasarkan pemeriksaan tim Cek Fakta Antara, tidak ditemukan sumber resmi maupun media kredibel yang mempublikasikan foto kematian Pemimpin Tertinggi Iran sebagaimana yang beredar di media sosial.
Selain itu, penelusuran terhadap gambar menggunakan alat pendeteksi kecerdasan buatan AI Detector dari Hive Moderation menunjukkan indikasi kuat bahwa gambar tersebut merupakan hasil manipulasi. Analisis tersebut mencatat probabilitas 91,9 persen bahwa gambar adalah konten yang dibuat menggunakan teknologi AI atau deepfake.
Temuan itu mengindikasikan foto yang beredar bukan dokumentasi peristiwa nyata, melainkan rekayasa visual berbasis kecerdasan buatan.
Sebelumnya, televisi pemerintah Iran disebut sempat mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam serangan Israel dan Amerika Serikat pada Minggu (1/3/2026). Namun, tidak ada laporan resmi yang memuat foto kematian seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut.
Kesimpulannya, klaim bahwa foto yang beredar menunjukkan Ayatollah Ali Khamenei tewas tertimpa reruntuhan adalah hoaks.

