Cek Fakta: Klaim AS Akan Ambil Alih Selat Malaka Disebut Menyesatkan

Cek Fakta: Klaim AS Akan Ambil Alih Selat Malaka Disebut Menyesatkan

Sebuah video di YouTube dari akun “Kajian Online” beredar dengan klaim bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih Selat Malaka dari Indonesia. Narasi dalam unggahan itu juga menyebut Donald Trump menuntut Indonesia menyerahkan kedaulatan wilayah.

Menurut penelusuran yang dilansir dari turnbackhoax.id, hingga Rabu, 22 April 2026, video tersebut telah ditonton puluhan ribu kali dan memicu ratusan interaksi. Konten itu turut menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo kemudian menelusuri isi video berdurasi sekitar 14 menit tersebut. Hasil pemeriksaan menyimpulkan bahwa video itu hanya membahas spekulasi terkait kapal perang Amerika Serikat yang melintas di Selat Malaka.

Tidak ditemukan pernyataan yang membenarkan klaim bahwa Amerika Serikat akan mengambil alih Selat Malaka. Narasi yang disampaikan dalam video dinilai merupakan opini pribadi pembuat konten.

Selat Malaka dikenal sebagai jalur pelayaran internasional strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Dalam hukum internasional, kapal militer asing diperbolehkan melintas selama tidak mengganggu keamanan negara pantai.

Dengan demikian, aktivitas kapal perang Amerika Serikat di Selat Malaka dinilai sebagai bagian dari pelayaran normal, bukan bentuk pengambilalihan wilayah maupun ancaman terhadap kedaulatan Indonesia.

Kesimpulannya, klaim “AS bakal ambil alih Selat Malaka” dinyatakan tidak benar dan tergolong konten menyesatkan (misleading content). Masyarakat diimbau untuk memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.