Cek Fakta: Klaim Benjamin Netanyahu Tewas akibat Serangan Iran 3 Maret 2026 Tidak Benar

Cek Fakta: Klaim Benjamin Netanyahu Tewas akibat Serangan Iran 3 Maret 2026 Tidak Benar

Klaim di media sosial yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tewas akibat serangan balik Iran pada 3 Maret 2026 dinyatakan keliru. Konten yang beredar menampilkan foto Netanyahu seolah-olah tewas di tengah reruntuhan bangunan, serta sebuah video presenter televisi yang menyatakan media Israel telah mengonfirmasi kematian Netanyahu.

Hasil verifikasi menunjukkan materi visual yang digunakan dalam unggahan tersebut tidak autentik. Pemeriksaan dilakukan dengan alat pendeteksi konten berbasis akal imitasi serta penyandingan narasi dengan informasi dari sumber otoritatif. Hingga berita ini ditayangkan, Netanyahu dilaporkan masih beraktivitas.

Sejumlah gambar yang menampilkan Netanyahu dalam kondisi tewas teridentifikasi sebagai hasil rekayasa akal imitasi. Gambar yang memperlihatkan jenazah Netanyahu berbalut kafan di antara pembawa bendera Iran terdeteksi sebagai konten buatan akal imitasi oleh Is It AI dengan probabilitas 98 persen, dengan dugaan penggunaan model ChatGPT 4o. Hive Moderation juga mengkategorikan foto tersebut sebagai karya akal imitasi dengan skor 99,9 persen.

Foto lain yang menggambarkan Netanyahu sedang ditolong regu penyelamat juga terdeteksi sebagai konten akal imitasi. Alat pendeteksi menemukan elemen akal imitasi sebesar 99,7 persen yang identik dengan model ChatGPT. Sementara itu, Reality Defender menilai probabilitas akal imitasi pada gambar tersebut mencapai 77 persen, dengan indikasi terlihat dari pewarnaan, konteks latar belakang, dan analisis tekstur gambar.

Selain gambar, video presenter televisi yang menyebut media Israel telah mengonfirmasi kematian Netanyahu juga dinyatakan sebagai hasil manipulasi. Pemeriksaan menemukan ketidaksinkronan antara suara dan gerak bibir presenter, salah satu ciri video deepfake. Alat pendeteksi Resemble menyatakan suara dalam video tersebut palsu, sedangkan Hiya Deepfake Voice Detector mengidentifikasi elemen akal imitasi sebesar 99 persen.

Hingga 4 Maret 2026, tidak ada media Israel yang mengonfirmasi kabar kematian Netanyahu. The Times of Israel justru menegaskan informasi tersebut adalah hoaks. Di media sosial, sebagian unggahan juga mencatut potongan artikel cek fakta IDN Times, tetapi memotong kesimpulan utuh yang sebenarnya menyatakan klaim kematian Netanyahu akibat serangan Iran adalah keliru.

Netanyahu juga disebut masih tampil dalam siaran langsung Fox melalui kanal YouTube pada 3 Maret 2026. Berdasarkan rangkaian temuan tersebut, narasi yang menyatakan Benjamin Netanyahu meninggal akibat serangan balik Iran pada 3 Maret 2026 disimpulkan tidak benar.