Sebuah klaim yang menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan memberikan hadiah kepada tentara yang merusak patung Yesus Kristus di Lebanon dinyatakan tidak benar. Hasil penelusuran menunjukkan informasi tersebut bertentangan dengan isi artikel yang menjadi rujukan unggahan.
Dalam penelusuran, Cek Fakta Liputan6.com menggunakan Google Lens dan menemukan artikel yang identik dengan materi yang beredar. Kesamaan terlihat pada foto yang digunakan serta tanggal publikasi yang tercantum, yakni Senin, 20 April 2026 pukul 20:35 WIB.
Artikel yang ditemukan berjudul “Netanyahu Janji Hukum Berat Tentara yang Rusak Patung Yesus di Lebanon”. Isi artikel tersebut membahas pernyataan Netanyahu yang menyatakan akan menghukum berat prajurit yang merusak patung Yesus Kristus di Lebanon Selatan, bukan memberikan hadiah.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Netanyahu akan memberi hadiah kepada tentara perusak patung Yesus Kristus di Lebanon merupakan hoaks.

