Sebuah unggahan video di TikTok dari akun “bantuan.dana.hiba4534” beredar dengan klaim bahwa Purbaya Yudhi Sadewa menyalurkan dana hibah sebesar Rp11 triliun kepada masyarakat. Video tersebut juga mengajak pengguna untuk segera mendaftar agar dapat menerima bantuan.
Dalam narasi audio video itu, terdengar suara yang mengatasnamakan Menteri Keuangan dan mengimbau masyarakat untuk mengklik tautan serta mengikuti instruksi tertentu. Konten tersebut ditampilkan seolah-olah merupakan program resmi pemerintah.
Berdasarkan informasi yang dilansir dari turnbackhoax.id, hingga Rabu, 22 April 2026, unggahan itu telah memperoleh puluhan interaksi dan dibagikan oleh sejumlah pengguna, sehingga berpotensi menyesatkan masyarakat.
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo menganalisis audio dalam video tersebut menggunakan alat deteksi AI, Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan probabilitas 99,1 persen bahwa audio merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan.
Penelusuran lanjutan melalui mesin pencari juga tidak menemukan informasi dari sumber kredibel yang membenarkan klaim penyaluran dana hibah Rp11 triliun. Tidak ada pengumuman resmi terkait program tersebut.
Konten serupa disebut kerap digunakan sebagai modus penipuan untuk menarik perhatian dan mengumpulkan data pribadi pengguna. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada tawaran bantuan yang beredar melalui media sosial, serta memverifikasi informasi melalui kanal resmi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Dengan demikian, klaim “Menteri Purbaya salurkan dana hibah Rp11 triliun” dinyatakan sebagai konten palsu (fabricated content).

