Cek Fakta: Klaim Satu Keluarga Meninggal Setelah Lima Hari Tak Keluar Rumah Disebut Hoaks

Cek Fakta: Klaim Satu Keluarga Meninggal Setelah Lima Hari Tak Keluar Rumah Disebut Hoaks

Di media sosial beredar narasi yang menyebut satu keluarga ditemukan meninggal dunia setelah lima hari tidak keluar rumah. Unggahan itu disertai foto yang memperlihatkan warga dan polisi berkerumun di depan sebuah rumah.

Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan klaim tersebut tidak benar atau hoaks. Narasi itu diketahui beredar di sejumlah akun Facebook pada Kamis (23/4/2026).

Dalam penelusuran, tidak ditemukan pemberitaan dari media kredibel yang sesuai dengan klaim satu keluarga meninggal setelah lima hari tidak keluar rumah.

Tim Cek Fakta juga menelusuri foto yang menyertai narasi tersebut menggunakan teknik pencarian gambar balik (reverse image search) melalui Google Lens. Hasilnya, foto yang sama ditemukan dalam artikel di laman resmi Polres Kotamobagu, Sulawesi Utara, yang melaporkan penemuan mayat di sebuah kebun.

Dalam laporan tersebut, pada 12 Februari 2024, mayat seorang laki-laki berinisial MIB (57) ditemukan oleh saksi mata bernama Ripiyanto P di Perkebunan Tongkolai, Kelurahan Mongkonai. Saksi disebut menemukan korban dalam kondisi tergeletak tertimpa sepeda motor, dengan lampu motor masih menyala.

Saksi kemudian memberitahukan keluarga korban dan melapor kepada pengurus RT setempat, yang selanjutnya meneruskan laporan ke kepolisian. Setelah menerima laporan, Kapolsek Kotamobagu bersama Unit Identifikasi Polres Kotamobagu mendatangi lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan istri korban, Risna A L, korban disebut telah lama memiliki riwayat tekanan darah tinggi dan sebelumnya dalam kondisi sakit.

Dengan demikian, klaim yang menyebut satu keluarga meninggal setelah lima hari tidak keluar rumah dinyatakan hoaks. Foto yang beredar tidak terkait dengan narasi tersebut, melainkan dokumentasi penemuan mayat di Kotamobagu pada Februari 2024.