Sebuah video yang beredar luas di media sosial menarasikan seolah-olah Megawati menyebut guru honorer sebagai “sampah negara”. Narasi tersebut memicu perhatian dan perdebatan warganet.
Namun, berdasarkan penelusuran terhadap klaim yang beredar, informasi itu dinyatakan tidak benar. Klaim bahwa Megawati menyebut guru honorer “sampah negara” disebut sebagai hoaks dan menyesatkan.
Dengan demikian, video viral yang menyertakan narasi tersebut tidak dapat dijadikan rujukan fakta. Masyarakat diimbau untuk lebih cermat memeriksa konteks dan kebenaran informasi sebelum membagikannya kembali.

