Cek Fakta: Link Rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah Putih 2026 yang Beredar Tidak Benar, Ini Situs Resminya

Cek Fakta: Link Rekrutmen Pegawai Koperasi Desa Merah Putih 2026 yang Beredar Tidak Benar, Ini Situs Resminya

Liputan6.com melakukan penelusuran terhadap klaim yang beredar mengenai tautan pendaftaran rekrutmen pegawai Koperasi Desa Merah Putih 2026. Hasil penelusuran mengarah pada informasi resmi yang diunggah bersama oleh Kementerian Koperasi (Kemenkop) dan Kementerian Pertahanan (Kemhan) melalui akun Instagram Kemenkop, @kemenkop, pada 15 April 2026.

Dalam unggahan tersebut, pemerintah membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk mengikuti Rekrutmen Nasional 30.000 Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Masa pendaftaran resmi disebut berlangsung pada 15–24 April 2026.

Kemenkop menyatakan seluruh proses pendaftaran dan informasi persyaratan dapat diakses melalui laman resmi phtc.panselnas.go.id. Unggahan itu juga menegaskan seluruh tahapan pendaftaran tidak dipungut biaya.

Penelusuran juga merujuk pada artikel Liputan6.com berjudul “Zulkifli Hasan Rekrut 35.576 Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Bakal Jadi Pegawai BUMN” yang tayang pada 15 April 2026. Dalam artikel tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan pemerintah tengah mencari manajer Koperasi Desa/Kelurahan (KDKMP).

Menurut Zulkifli, para manajer yang direkrut akan menjadi pegawai BUMN dengan status pegawai perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT). Ia menyebut rekrutmen tahap pertama dibuka untuk 30.476 orang yang dibutuhkan untuk KDKMP di sekitar 30.000 titik.

Artikel itu juga menjelaskan tahap pertama dibuka dengan total 35.576 formasi. Rinciannya, 30.000 formasi berada di bawah PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk Koperasi Desa Merah Putih, serta 5.476 formasi berada di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara (Persero) untuk mengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Pengelolaan KDKMP dan KNMP disebut akan ditangani oleh Agrinas pada dua tahun pertama operasionalnya. Adapun jumlah awal 30.000 manajer ditargetkan mulai beroperasi pada Juni–Juli 2026.