Sebuah unggahan viral di media sosial X (sebelumnya Twitter) mengeklaim mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyerukan penggulingan Presiden Prabowo Subianto. Klaim itu beredar dalam bentuk tangkapan layar yang dibuat menyerupai tampilan artikel di Suara.com.
Unggahan tersebut dibagikan akun X @Mendlkbud_ pada 6 April 2026. Dalam gambar yang disertakan, terlihat foto Anies Baswedan disertai judul provokatif: “Geger! Anies Baswedan Serukan ‘Gulingkan Prabowo’: Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan”. Akun tersebut juga menambahkan narasi, “ditunggu tanggal mainnya ya pak”.
Tim Cek Fakta Suara.com kemudian menelusuri kebenaran tangkapan layar itu dengan mencari judul yang beredar melalui database internal Suara.com dan mesin pencari, serta memfilter waktu publikasi sekitar awal April 2026 sesuai informasi pada gambar.
Hasil penelusuran menemukan adanya artikel Suara.com yang memiliki kemiripan elemen visual dan waktu tayang dengan konten yang viral. Namun, artikel asli yang terbit pada 5 April 2026 memiliki perbedaan mendasar pada subjek dan judul.
Artikel asli tersebut berjudul: “Geger! Saiful Mujani Serukan ‘Gulingkan Prabowo’: Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan”. Dalam artikel itu, pernyataan dikaitkan dengan pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Saiful Mujani, bukan Anies Baswedan.
Berdasarkan temuan tersebut, Suara.com menyimpulkan tangkapan layar yang menyebut Anies Baswedan sebagai pihak yang menyerukan penggulingan Presiden merupakan konten hasil manipulasi digital. Penyuntingan pada judul dan foto dinilai dilakukan untuk menyesatkan publik dan menciptakan disinformasi di ruang digital.

