Sebuah unggahan di Facebook pada 1 Maret 2026 memuat klaim adanya tautan pendaftaran “Program Pemerintah Tahun Anggaran 2026 Bantuan Bibit Ayam” dengan periode pendaftaran 21 Februari hingga 30 April 2026. Dalam unggahan itu disebutkan kuota nasional terbatas 5.000 peserta, beserta fasilitas bantuan seperti DOC (day old chick), pakan ternak, imunisasi dan pelatihan beternak, hingga modal usaha.
Unggahan tersebut juga menyertakan menu “daftar” yang mengarahkan pengguna ke sebuah situs. Di halaman itu, pengunjung diminta mengisi sejumlah data identitas, mulai dari nama hingga nomor Telegram.
Hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com mengarah pada peringatan dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian melalui akun Instagram resminya, @ditjen_pkh. Dalam unggahan yang dikutip pada Selasa, 3 Maret 2026, Ditjen PKH meminta masyarakat waspada terhadap penipuan berkedok bantuan ternak atau bibit ayam.
“Hati-hati ya! Jangan mudah percaya pada akun mencurigakan atau tautan pendaftaran yang tidak resmi,” tulis Ditjen PKH Kementan.
Kementerian Pertanian juga mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan data pribadi seperti KTP, nomor rekening, atau identitas penting lainnya kepada pihak yang kebenarannya tidak dapat dipastikan. Kementan menegaskan informasi resmi hanya berasal dari akun resmi Kementerian Pertanian dan situs www.pertanian.go.id.

