Cek Fakta: Tidak Ada Pernyataan Dubes Iran Minta Prabowo Urus Kemiskinan Indonesia Ketimbang Mediasi Iran-AS

Cek Fakta: Tidak Ada Pernyataan Dubes Iran Minta Prabowo Urus Kemiskinan Indonesia Ketimbang Mediasi Iran-AS

Sebuah klaim yang menyebut Duta Besar Iran untuk Indonesia meminta Presiden Prabowo Subianto mengurus rakyat Indonesia yang miskin ketimbang menawarkan mediasi antara Iran dan Amerika Serikat beredar di ruang publik. Namun, klaim tersebut tidak didukung oleh pernyataan resmi Dubes Iran.

Dalam penelusuran, pernyataan Dubes Iran untuk Indonesia Mohammad Boroujerdi terkait tawaran mediasi disampaikan dalam konteks sikap Iran terhadap kemungkinan perundingan dengan Amerika Serikat. Ia menyatakan Iran mengapresiasi bantuan yang dikirimkan Indonesia serta kesiapan untuk melakukan mediasi.

"Kami mengharapkan dukungan dari negara-negara sahabat. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Indonesia atas bantuan yang telah dikirimkan serta kesiapan untuk melakukan mediasi," ujar Boroujerdi.

Meski demikian, Boroujerdi menegaskan Iran tidak akan membuka ruang negosiasi dengan Amerika Serikat. "Kami meyakini bahwa tidak ada negosiasi ataupun perundingan dengan Amerika Serikat, karena mereka tidak berkomitmen dan tidak mau mematuhi kesepakatan apa pun," katanya.

Selain itu, Boroujerdi juga menyerukan solidaritas dari negara-negara Islam. Ia menilai serangan terhadap Iran sebagai tindakan ilegal dan meminta komunitas internasional mengecamnya secara tegas.

"Kami meminta kepada negara-negara Islam untuk melihat bahwa serangan terhadap suatu negara adalah tindakan ilegal, dan agar secara tegas mengecam tindakan tersebut," ujarnya.

Berdasarkan penelusuran tersebut, tidak ditemukan pernyataan Boroujerdi yang menolak tawaran mediasi karena meminta Presiden Prabowo mengurusi rakyat Indonesia yang miskin. Klaim yang beredar dinilai tidak sesuai dengan isi pernyataan Dubes Iran.