Sebuah unggahan di Instagram beredar luas dengan narasi adanya lowongan pekerjaan BPJS Kesehatan untuk tahun 2026. Dalam unggahan itu, akun terkait mencantumkan tautan pendaftaran pada bagian bio dan mengajak masyarakat segera mendaftar.
Namun, setelah ditelusuri dengan membuka tautan yang dibagikan, link tersebut tidak mengarah ke laman resmi BPJS Kesehatan di bpjs-kesehatan.go.id. Tautan justru membawa pengunjung ke laman yang meminta pengisian sejumlah data pribadi, seperti nomor telepon, nama lengkap sesuai KTP, nomor akun Telegram, domisili provinsi, dan jenis kelamin.
Permintaan data pribadi melalui tautan yang tidak terhubung ke kanal resmi patut diwaspadai. BPJS Kesehatan umumnya mengumumkan rekrutmen melalui situs resmi bpjs-kesehatan.go.id, akun media sosial terverifikasi milik BPJS Kesehatan, serta kanal rekrutmen resmi yang bekerja sama secara terbuka. BPJS Kesehatan juga tidak meminta data sensitif melalui tautan tidak resmi, termasuk mengarahkan komunikasi ke akun Telegram pribadi.
Berdasarkan penelusuran tersebut, informasi lowongan kerja BPJS Kesehatan tahun 2026 yang beredar melalui akun Instagram itu dinyatakan tidak benar atau hoaks. Tautan yang disertakan bukan berasal dari situs resmi dan berpotensi menjadi upaya phishing atau pencurian data pribadi.
Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa alamat situs sebelum mengisi data pribadi, tidak mudah percaya pada lowongan kerja dari akun yang tidak terverifikasi, serta menghindari membagikan data pribadi melalui tautan yang mencurigakan. Jika menemukan informasi serupa, verifikasi dapat dilakukan melalui kanal resmi BPJS Kesehatan.

