Perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada Sabtu (11/4/2026) dilaporkan gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang. Perundingan tersebut tidak menemui kata sepakat setelah berjalan lebih dari 21 jam.
Di tengah kabar itu, beredar sebuah video di media sosial yang diklaim menampilkan ribuan warga Israel mengungsi setelah negosiasi AS dengan Iran gagal. Video tersebut memperlihatkan kerumunan orang dan sejumlah mobil yang memadati sebuah jalan.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyatakan narasi yang menyertai video tersebut tidak benar atau hoaks.
Untuk melacak asal video, tim melakukan penelusuran dengan teknik reverse image search menggunakan tangkapan layar dari rekaman yang beredar. Hasilnya, video itu ditemukan identik dengan unggahan akun TikTok dan Facebook yang dipublikasikan pada September 2024.
Keterangan pada unggahan asli menyebutkan bahwa rekaman tersebut bukan peristiwa di Israel, melainkan momen warga Timor Leste menyambut kedatangan Paus Fransiskus.
Menurut Catholic News Agency, Paus Fransiskus melakukan kunjungan apostolik ke Timor Leste pada 9–11 September 2024. Kunjungan itu disebut sebagai yang pertama dilakukan Paus ke Timor Leste sejak negara tersebut merdeka pada 2022. Dalam rangkaian perjalanan ke Asia Tenggara dan Oseania pada 2–13 September 2024, Timor Leste menjadi negara ketiga yang disinggahi Paus.
Dengan demikian, klaim yang menyebut video tersebut memperlihatkan ribuan warga Israel mengungsi usai gagalnya negosiasi AS-Iran dinyatakan tidak benar. Rekaman itu merupakan dokumentasi penyambutan warga Timor Leste terhadap kunjungan Paus Fransiskus pada September 2024.

