Cek Fakta: Video Kardinal Ignatius Suharyo soal Bantuan untuk Umat Katolik Timor Leste Ternyata Manipulasi

Cek Fakta: Video Kardinal Ignatius Suharyo soal Bantuan untuk Umat Katolik Timor Leste Ternyata Manipulasi

Sebuah video yang beredar di media sosial mengeklaim Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menginformasikan adanya dana bantuan untuk umat Katolik di Timor Leste. Dalam narasi yang menyertai unggahan tersebut, bantuan itu disebut berasal dari Pemerintah Australia.

Video yang beredar juga memuat klaim pembagian dana, yakni 60 persen untuk pembangunan gereja dan 40 persen untuk keperluan pribadi. Salah satu unggahan ditemukan di Facebook.

Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut tidak benar. Dalam video yang beredar, terdapat kejanggalan berupa gerakan bibir dan ucapan yang tidak sinkron.

Untuk memverifikasi, Tim Cek Fakta Kompas.com mengambil tangkapan layar dari video tersebut dan menelusurinya menggunakan teknik reverse image search. Hasilnya ditemukan video identik yang diunggah di Instagram. Pada video asli, Kardinal Ignatius Suharyo tidak membahas bantuan dana untuk umat Katolik di Timor Leste.

Video asli memperlihatkan Suharyo menyampaikan ucapan selamat kepada Orang Muda Katolik (OMK) Kevikepan Tomohon yang menyelenggarakan Festival Liturgi, Seni dan Olahraga (LiSeRa).

Pemeriksaan juga dilakukan menggunakan Hive Moderation. Hasilnya, video yang mengeklaim Suharyo menginformasikan bantuan untuk umat Katolik di Timor Leste terdeteksi sebagai konten yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan. Probabilitas video tersebut merupakan AI generatif mencapai 99,5 persen.

Dengan demikian, video yang menyebut Kardinal Ignatius Suharyo menginformasikan bantuan dari Pemerintah Australia untuk umat Katolik di Timor Leste merupakan hasil manipulasi. Video aslinya adalah momen ketika Suharyo mengucapkan selamat kepada OMK Kevikepan Tomohon terkait penyelenggaraan Festival LiSeRa.