Sebuah video yang disertai klaim Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati membagikan rezeki kepada masyarakat sebesar Rp 60 juta dinyatakan tidak benar berdasarkan penelusuran fakta. Pemeriksaan terhadap materi video menunjukkan indikasi kuat adanya rekayasa berbasis kecerdasan buatan (AI).
Dalam penelusuran, video tersebut dianalisis menggunakan perangkat pendeteksi konten buatan AI melalui situs Hive Moderation. Hasilnya, bagian video menunjukkan 99,7 persen merupakan buatan AI, sementara audionya terdeteksi 51,5 persen dihasilkan oleh AI.
Selain itu, penelusuran menggunakan Google Image menemukan video yang beredar identik dengan rekaman kegiatan Sri Mulyani saat menjabat sebagai Menteri Keuangan dalam talk show bertajuk “Perempuan Sehat, Generasi Hebat” yang diselenggarakan di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memperingati Hari Kartini, pada Selasa, 22 April 2025.
Acara tersebut digelar secara virtual dan dihadiri oleh pejabat Kemenkeu, para narasumber, serta ratusan pegawai dari berbagai daerah. Dalam sambutannya, Sri Mulyani menekankan pentingnya peran perempuan dalam membentuk masa depan bangsa dengan mengambil inspirasi dari pemikiran Raden Ajeng Kartini.
“Perempuan adalah simbol peradaban. Mereka adalah jembatan antar-generasi yang mampu menanamkan nilai-nilai positif untuk anak-anak bangsanya,” ujar Sri Mulyani dalam kesempatan itu.
Dengan temuan tersebut, klaim bahwa video itu memperlihatkan Sri Mulyani membagikan uang Rp 60 juta kepada masyarakat tidak didukung bukti yang valid dan dinilai merupakan hasil manipulasi.

