Sebuah video yang beredar di media sosial X pada 3 Maret 2026 menampilkan suasana kota dengan langit memerah disertai ribuan kembang api. Dalam rekaman itu terlihat pula petugas keamanan yang bersiaga mengawasi kerumunan warga. Unggahan tersebut disertai klaim bahwa kota-kota di Israel terbakar akibat serangan Iran.
Hasil pemeriksaan fakta menunjukkan klaim itu keliru. Verifikasi dilakukan melalui pencarian gambar terbalik dan perbandingan dengan pemberitaan dari media kredibel. Meski Israel dan Iran disebut tengah terlibat baku serang rudal dan drone, video yang beredar tidak merekam peristiwa di Israel.
Rekaman tersebut ternyata berasal dari Aljazair. Semburat merah di langit bukan dipicu ledakan senjata, melainkan berasal dari pesta kembang api dalam sebuah perayaan.
Video itu diketahui merekam perayaan ulang tahun ke-103 klub sepak bola Mouloudia d'Alger (MCA) pada 7 Agustus 2024. Situs Ennaharonline.com melaporkan aksi pendukung klub yang menyalakan kembang api hingga memerahkan ibu kota sebagai bentuk dukungan dan kecintaan terhadap klub.
Penelusuran lanjutan di Google juga menemukan video identik yang diunggah akun YouTube Geo Mundo pada 24 Agustus 2024. Keterangan unggahan menyebutkan bahwa kemeriahan tersebut merupakan peringatan hari jadi ke-103 Mouloudia Club d'Alger. Selain itu, akun Facebook Mouloudia Club d'Alger turut mengunggah video serupa berdurasi 2 menit 36 detik yang menggambarkan suasana kota dalam perayaan tersebut.
Dengan demikian, video yang diklaim menunjukkan kota di Israel terbakar akibat serangan Iran sebenarnya merupakan dokumentasi perayaan ulang tahun klub sepak bola di Aljazair.

